72 Indonesian Inspiring Women 2017: Anita Ratnasari Tanjung Komisaris Utama Duta Bangsa

Dia mengembangkan program pendidikannya ke ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD ), termasuk Mobil Sehat yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan umum secara gratis, sekaligus penyuluhan lingkungan hidup maupun bahaya narkoba.

Banyak hal bermanfaat bisa dilakukan oleh kaum perempuan, baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan lain sebagainya. Aktivitas-aktivitas tersebut merupakan wujud kepedulian untuk membuat Indonesia lebih baik.

Anita Ratnasari Tanjung salah seorang di antara banyak perempuan yang ikut andil berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. Melalui lembaga pendidikan informal dan pelatihan pengembangan diri Duta Bangsa, dia berupaya menciptakan masyarakat Indonesia mandiri dan unggul.

“Kami memadukan antara kebutuhan soft skill dan hard skill. Budaya Timur harus tetap dijaga. Kami sangat menekankan budi pekerti. Selain sukses, kita juga harus beretika,” kata Anita yang menjabat komisaris utama Duta Bangsa.

Pada tahun pertama, hanya empat perusahaan yang menjadi klien. Kini, berbagai instansi dari pemerintahan hingga swasta dengan jumlah ratusan sudah mendaftar. Anita menegaskan dia membangun Duta Bangsa dari bawah.

Suaminya pengusaha Chairul Tanjung sama sekali tak memberikan tunjangan fasilitas. Pasangan suami istri ini juga membentuk sebuah yayasan bernama CT ARSA Foundation dengan misi memutus mata rantai kemiskinan melalui cara pendidikan berkualitas serta optimalisasi kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Berbagai kegiatan sosial dilakukan dan dimulai dengan Rumah Anak di Deli Serdang yang didirikan untuk membantu anak-anak korban tsunami Aceh pada 2005. Merupakan cikal bakal dari SMA Unggulan CT ARSA Foundation di Medan dan diresmikan tahun 2010.

Anita kemudian mengembangkan program pendidikannya ke ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) maupun Mobil Sehat. Memberikan pelayanan kesehatan gigi dan umum secara gratis, sekaligus penyuluhan lingkungan hidup maupun bahaya narkoba. Selain itu, diluncurkan juga Mobil Pintar dan Iqra.

Mobil pintar bertujuan agar anak Indonesia gemar membaca ataupun sebagai wadah pelatihan keterampilan untuk warga kurang mampu, agar dapat membuat usaha mandiri. Sedangkan, Mobil Iqra bertujuan agar masyarakat memahami ajaran agama Islam lebih mendalam dengan pembimbing khusus.

Pada pertengahan bulan Ramadan tahun ini, diserahkan Mobil Iqra kepada DKM Masjid Trans Studio Bandung dengan misi dan visi mencerdaskan bangsa.

CT ARSA Foundation juga menjalin kemitraan dengan Yayasan Mitra Netra untuk meningkatkan kualitas dan partisipasi tuna netra di bidang pendidikan dan pekerjaan, sehingga mereka dapat hidup mandiri. Pelestarian budaya juga diterapkan dengan meluncurkan butik ARSA, lalu 100% keuntungannya dikembalikan kepada pengrajin. Arif Rahman Hakim | Istimewa

Women’s Obsession edisi Agustus 2017

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here