72 Indonesian Inspiring Women 2017: Mufidah Jusuf Kalla

Dia terlihat tetap energik dan penuh semangat. Mendampingi sang suami dalam jabatan keduanya sebagai Wakil Presiden RI, Mufidah bahkan kerap ‘blusukan’ ke pasar-pasar tradisional menyapa rakyat.

 

Adagium “Behind a great man, there’s a great women” sangat pas dilekatkan pada sosok wanita kelahiran Sibolga, 12 Februari 1943 ini. Terhitung sudah setengah abad lamanya, dia mendampingi Jusuf Kalla dalam suka dan duka. Pria yang didampinginya bukan pria kebanyakan dengan kehidupan biasa.

Tapi, seorang Jusuf Kalla yang sejak muda adalah seorang aktivis berbagai bidang, pengusaha, politisi, dan dua kali menjabat wakil presiden RI. Tanpa Mufidah di sisinya, cerita perjalanan kariernya mungkin tidak seperti yang kita kenal saat ini.

Mufidah Miad Saad, demikian nama gadisnya, dikenal sebagai sosok wanita yang lembut dan senantiasa bersikap tenang. Tapi, dia juga seorang perempuan tangguh, mandiri, penyabar, dan penuh perhatian. Sifat-sifat positif itulah yang ikut menopang keberhasilan Jusuf Kalla, baik dalam dunia usaha maupun di kancah politik.

Sifat kemandiriannya terlihat sejak masih belia. Setelah tamat SMA, Mufidah memilih bekerja sambil kuliah. Dia bekerja di bank BNI 1946 seraya melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Ketika menikah, sang suami sudah dikenal sebagai politisi muda Golkar, mantan aktivis KAMMI, anggota DPRD Sulawesi Selatan, dan pendiri Sekber Golkar Sulawesi Selatan.

Selain itu, dia adalah penerus usaha keluarga, NV. Hadji Kalla, yang bergerak di bidang hasil bumi. Bersama sang suami, Mufidah ikut menata ulang perusahaan NV. Hadji Kalla. Bekerja sebagai sekretaris pribadi JK merangkap juru keuangan perusahaan.

Akhirnya, kembali bangkit dan menanjak ke usaha distributor mobil. Meskipun dari muda, dia termasuk golongan dari kelas sosial menengah ke atas dan sejak dua dasawarsa terakhir menjadi warga negara kelas satu, kesederhanaan sosok Mufidah tetap melekat hingga kini.

Seorang kompasianer bernama Dewi Sumardi menuliskan pengalamannya saat ikut menemani Mufidah saat mendampingi Jusuf Kalla berkunjung ke kota Baku, Azerbaijan, pada 2013. Dewi mengaku sangat terkesan dengan kepribadian Mufidah.

Meskipun menjadi istri tokoh nasional sekaligus konglomerat papan atas, menurutnya, penampilan Mufidah jauh dari kesan kemewahan pada busana maupun aksesori berlebihan.

“Ramah dan bersahabat adalah salah satu ciri khasnya. Dia senantiasa menebar senyum kepada orang-orang di sekitarnya, meski mungkin baru saja bertemu,” ungkap Dewi.
Selama tiga tahun mendampingi Jusuf Kalla dalam jabatan keduanya sebagai wakil presiden RI, Mufidah terlihat aktif. Termasuk menemani Ibu Negara Iriana Jokowi blusukan ke pasar-pasar tradisional, termasuk menghadiri berbagai macam agenda di seluruh pelosok Tanah Air. Andi Nursaiful | Istimewa

 

Women’s Obsession edisi Agustus 2017

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here