Histori Sebuah Ekspresi dan Asa

Lukisan adalah bahasa gambar, warna, dan permainan intepretasi. Tanpa banyak menerka, eksibisi Jakarta Illustration Visual Art (JIVA) kali ini bermula dari kisah atau kejadian nyata yang sudah terjadi.

Bertujuan untuk memupuk rasa cinta terhadap bangsa, seni rupa Indonesia, dan pengembangan budaya nasional, JIVA kembali mengadakan pameran lukisan di Gallery Artpreneur Centre (GAC), Ciputra World 1 beberapa waktu lalu. Bertajuk ‘The Best of Eighteen Artists’, eksibisi seni tersebut diisi oleh 18 perupa nasional yang mengekspresikan asa dan kisah secara merdeka. Di antaranya ada nama Ghanyleo dengan ‘The Legend of Rahwana’. Mengisahkan rasa kekagumannya pada sosok Rahwana dan Basoeki Abdullah. Bahasa apresiasi tersebut diwakili dengan dominasi warna cokelat.

Lain halnya dengan Ismanto Wahyudi yang menunjukkan karya-karya dari barang bekas seperti motherboard dan keyboard komputer. Dia sukses menggambarkan kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini lewat ‘Sin City’. Ditunjukkan dengan lukisan hitamnya paru-paru akibat udara yang tak lagi ramah, polusi udara akibat pabrik-pabrik, hingga suasana pembalakkan liar tanpa menyisakan satu pohon pun.

Masih bertema tentang rusaknya lingkungan, Klowor Wadiyono turut menghadirkan lukisan dengan tema sama, yakni ‘Kerinduan Alam Sehat’. Dominasi warna hijau dipilih oleh sang perupa untuk menyatakan kerinduannya akan lingkungan bebas polusi dari sudut pandang makhluk hidup lain seperti flora dan fauna. Dambaannya sederhana, yaitu mencapai keseimbangan di alam bebas.

Di sisi lain ruang pameran, tampak karya yang menyoroti isu sosial. Berjudul ‘Menggenggam Harapan’ ditampilkan sosok gadis kecil memegang obor. Posisinya berdampingan dengan logo kafe ternama. Terungkap ada sindiran maupun empati dari kalbu si perupa. Dia menyoroti sejumlah kondisi di masyarakat yang lebih senang bersantai dan menghamburkan uang. Api dalam genggaman tersebut adalah metafora harapan yang tetap menyala di tengah keputusasaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here