Ragam Ekspresi Kontemporer

Perhelatan festival seni kontemporerini selalu menggunakan area berbeda untuk mengeksplorasi budaya dan arsitektur khas daerah tersebut.

Art Night merupakan festival seni kontemporer gratis tahunan terbesar di London. Setiap tahunnya festival ini bekerjasama dengan lembaga budaya dan para kurator terkemuka. Ajang ini akan dihelat pada 7 Juli 2018. Tahun ini berlokasi tepi sungai Thames yang terletak antara South Bank dan Battersea Power Station, melalui Vauxhall dan Nine Elms, London.

Perhelatan ini selalu menggunakan area berbeda untuk mengeksplorasi budaya dan arsitektur khas daerah tersebut. Ditampilkan bersama dengan 12 proyek yang ada, program Art Night Open menawarkan berbagai instalasi, music performance, virtual reality, dan masih banyak lagi.

Tamara Henderson menjadi salah satu seniman yang akan menampilkan hasil karyanya. Memamerkan karyanya ‘Vision 3: Flowering Transition’, Henderson membuat karakter dan instalasi tersebut dari bahan-bahan yang ditemukan di pasar bunga. Masing-masing karakter buatannya dianggap sebagai bagian dari makhluk hidup.

Berlangsung seperti pertunjukan teater, pendalaman karakter tersebut berguna untuk karakter suara yang dihasilkan. Karakter yang ditampilkan berasal dari segala aspek dan siklus kehidupan. Sebut saja tanaman dan bunga, dari asal-usulnya dalam biji ke sumber unsur cahaya, bumi dan air, menggabungkan simbologi dan bahasa serta aktivitas ingar-bingar dari para penjual bunga.

Henderson mengacu pada disiplin ilmu termasuk psikoanalisis, induksi hipnosis, dan etnobotani dalam penelitian maupun produksi. Berakar dalam teater dan pertunjukan avant-garde, praktiknya berbeda dalam nada fisiknya yang mekanis dan mewakili suara tunggal dalam kekacauan digital dunia kontemporer.

Lain halnya dengan seniman Yuan Goang-Ming yang memamerkan karyanya yang berjudul ‘Dwelling’. Instalasi video ini akan ditampilkan dengan sangat memukau. Karya ini menjadi kelanjutan dari investigasi Yuan Goang-Ming mengenai nuansa budaya ‘rumah’, ‘tinggal’ dan ‘reruntuhan’.

Dwelling menggambarkan ruang tamu borjuis y ang dangkal dan nyaman. Meskipun lingkungan yang ada di sek itarnya tampaknya tenang, namun terselip ketegangan yang mendasari adanya gelombang melalui sudut ruang in terior tersebut. Sebuah ledakan yang tiba-tiba terjadi membuat benda terbang ke segala arah, sebelum akhirnya berbalik arah dan kembali ke posisi semula dengan utuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here