Jakarta with Love | Ketika Sosialita Saling Peduli

Pertemanan dan persahabatan di antara perempuan tidak sedikit yang dapat memberikan pengaruh positif. Baik yang mendatangkan kebaikan untuk diri mereka dan masyarakat sekitarnya. Tidak sedikit perempuan Indonesia saat ini ikut dalam kegiatan arisan.

Kumpulan arisan kerap kali menjadi ajang bertemu yang seru. Entah untuk silaturahmi, membangun jaringan bisnis, saling membantu sahabat, dan juga bisa menjadi kegiatan positif untuk menolong sesama. Paling tidak hal ini yang terlihat pada perkumpulan Jakarta With Love (JWL).

“Awalnya, saya dan teman-teman berjumpa untuk ajang arisan. Setelah kerap berkumpul dan akrab, lama-kelamaan kami berpikir untuk melakukan sesuatu hal yang lebih positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selama ini kesan yang melekat di masyarakat, sosialita identik dengan kegiatan kumpul-kumpul tak bertujuan, sebagai ajang pamer, dan hanya melakukan kegiatan konsumtif saja. Akhirnya, kami sepakat untuk membentuk Jakarta With Love pada tahun 2011,” ungkap Rosa Sylvana yang kerap disapa Chaca.

Jakarta With Love memiliki anggota dari berbagai latar belakang, seperti pengusaha, dokter, desainer, pengacara, dan ibu rumah tangga. Dalam menjalankan aktivitasnya, JWL dimotori oleh Rosa Sylvana, Ita Sadewo, Novi Yulianto, dan Vera Rave.IMG-20150519-WA0011 Sesuai namanya JWL berkaitan dengan kegiatan untuk berbagi cinta bagi masyarakat yang hidupnya masih berkekurangan. Tak  heran, jika  JWL memiliki agenda panjang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

JWL dengan senang hati menyantuni anak yatim, kaum fakir miskin, berkunjung ke panti jompo, operasi katarak, sunatan massal, bakti sosial, dan beragam kegiatan lainnya.

Sejak tahun 2011 banyak kegiatan amal sudah dilakukan konsisten untuk tetap membantu banyak orang. Di antaranya mereka aktif menggelar bakti sosial setiap tiga bulan. Melihat banyaknya kegiatan, JWL ternyata mampu menarik minat perempuan lainnya untuk ikut.

Saat ini anggotanya sudah mencapai 140 orang. “Siapapun bisa masuk dengan cara mengikuti arisan dan nilainya tidak terlalu besar Namun, yang paling penting  mereka peduli dengan sosial dan lingkungan,” jelas Chaca.

MENYENTUH HATI

Banyak kisah mengharukan yang Chaca alami bersama JWL dalam kegiatan berbagi.  Salah satunya saat mereka terjun langsung ke tempat pengungsian korban banjir di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hatinya terenyuh tatkala menyaksikan korban tersebut, terutama anak-anak kecil harus tidur di tempat sekadarnya dan mengalami kesulitan air bersih.

“Kami menyadari di masyarakat sekitar kita masih banyak yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Peristiwa seperti ini menjadi fokus perhatian kegiatan JWL,” ujarnya.
IMG-20150524-WA0019

Selain baksos banjir, JWL juga pernah melakukan beragam kegiatan seperti garage sale di Hardrock Café, Jakarta. Menurut Chaca, selaku ketua pelaksana, kegiatan ini misinya membantu sesama manusia yang membutuhkan pertolongan.

“Sebagai bentuk kegiatan untuk kemanusiaan. Tema yang kami ambil adalah  Garage Sale for Charity Jakarta With Love. Bertujuan mengumpulkan dana untuk menolong penderita  penyakit katarak dan sunatan massal gratis,” jelasnya.

Program ini dihadiri kurang lebih 90 anggota JWL, berlangsung meriah dengan adanya penjualan aksesori, baju, sepatu hingga tas. Ternyata banyak pengunjung  Hardrock Cafe tergoda untuk melihat dan membeli beragam barang yang dijual.

“Senang sekali kami  kompak bersama-sama mengumpulkan beragam barang-barang dari anggota JWL yang masih layak pakai untuk dijual.  Kami pun bertambah bahagia, karena saat itu berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp120 juta,” jelas Chaca dengan nada bangga. Giattri | Dok. JWL 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here