dr. Andjar Bhawono SpOT | Mencoba Hidup Seimbang

Lahir di sebuah kota istimewa, Yogyakarta, pria bernama lengkap dr. Andjar Bhawono SpOT ini memilih terjun berkarier di dunia kedokteran, mengikuti jejak passion sang ayah dan kakeknya.

“Seiring berjalannya waktu, saya pun jatuh cinta pada profesi ini. Pengalaman kerja melanglang buana di sejumlah rumah sakit membuat saya tertantang menjadi dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi. Mendalami bidang tersebut membuat hari-hari kehidupan jadi bergairah dan lupa waktu,” ujarnya dengan nada tersenyum.

Dia memulai karier sejak tahun 2007 di sebuah rumah sakit di kawasan Depok sebagai dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi. Setelah mendalaminya, dia berpendapat tantangan terbesar di zaman sekarang adalah bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa dokter-dokter bedah ortopedi dan traumatologi di Tanah Air juga tidak kalah dengan negara lain. Baik dari segi kualitas, pendidikan, hingga gelar-gelar internasional telah disandang oleh dokter Indonesia.

GAYA HIDUP YANG SALAH
Banyak orang mengalami masalah seputar tulang di dalam tubuh bisa dibilang tidak hanya terjadi akibat sebuah kecelakaan semata. Gaya hidup sehari-hari juga berperan besar menyumbang munculnya problem tersebut, seperti penggunaan sepatu berhak tinggi di atas lima cm dalam waktu lama atau memakai tas dengan beban terlalu berat dan tidak seimbang antara bahu kiri dan kanan.

Sementara, untuk para karyawan yang cenderung menghabiskan waktu di depan komputer, masalah yang umum terjadi adalah munculnya rasa nyeri dan tidak nyaman di sekitar leher, punggung, dan pinggang. Namun, biasanya dengan kegiatan berolahraga dan bergerak gangguan tersebut lama-kelamaan semakin berkurang.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, itulah sebabnya di tengah kesibukan harus dipaksakan meluangkan waktu untuk berolahraga. Kedua adalah pola makan, yakni dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat dan bergizi seperti sayur-sayuran, susu, buah dan lain sebagainya, serta mengurangi konsumsi fastfood.

MOGE PELEPAS STRES
Selain sibuk bekerja sebagai dokter bedah ortopedi dan traumatologi, hal menarik dari dokter lulusan Pendidikan Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi Universitas Indonesia ini adalah dia gemar naik motor besar atau moge.

“Sebagai penyeimbang hidup agar lebih rileks, saya melepaskan kepenatan lewat hobi tersebut bersama geng motor saya yang terdiri dari para dokter spesialis bedah ortopedi, penyakit jantung, kandungan, dan lainnya.

Grup motor tersebut diberi nama Meddocs and Friends yang terbentuk sekitar delapan tahun lalu. Kegiatan yang mereka lakukan tidak sekadar hura-hura dan touring, tapi juga beberapa kali mengadakan kegiatan bakti sosial.

“Jadi, kegiatan motor besar ini awalnya benar-benar hanya untuk kalangan komunitas kami saja. Tapi, lama-kelamaan kami berpikir harus ada kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk orang lain dan rasanya bahagia bisa melakukan hal positif sebagai feedback kepada masyarakat,” ujar pria yang juga memiliki hobi terhadap musik ini serius. Indah Kurniasih/Elly Simanjuntak | Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession Edisi Juni 2017

 

 

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here