Serba-Serbi Argireline. Tak Sama dengan Botox

Banyak orang bertanya, apakah argireline sama dengan botox? Jawabannya tidak. Meskipun, keduanya berfungsi nyaris sama.

 

Saat usia bertambah, kolagen dan elastin kulit kita berkurang, menyebabkan penurunan kepadatan dan elastisitas. Memastikan kulit tetap kencang tanpa keriput adalah salah satu upaya yang dilakukan para wanita, agar tetap terlihat cantik.

Ada yang menyukai cara tradisional dan alami, banyak pula yang
memilih perawatan maupun operasi. Dalam hal mendapatkan penampilan yang lebih muda, tidak semua orang memilih plastik surgery untuk menyingkirkan garis-garis halus dan kerutan. Bahkan, jika mereka mampu membayar harganya. Bedah plastik dapat membawa risiko dan menjadi hambatan karena waktu pemulihan yang biasanya lebih lama.

Demi mengatasi ketidaknyamanan ini, industri perawatan kulit telah menciptakan banyak produk untuk memberikan perawatan lebih efektif, agar bisa digunakan di rumah. Salah satunya adalah argireline yang dapat diaplikasikan langsung ke kulit sebagai krim atau serum.

Pilihan menjaga kekencangan wajah dengan argireline konon memiliki khasiat seperti toxin botulinum, atau yang sering disebut botox tetapi lebih aman. Toksin botulinum dan argireline terbuat dari senyawa peptida yang sama, karena itu mereka juga bekerja dengan kemiripan cara.

Argireline merupakan bahan sintetik yang didesain untuk mengurangi kerutan, karena proses penuaan. Dikenal dengan nama ilmiah Asetil Heksapeptida-3. Argireline terbuat dari rantai asam amino yang dapat mempengaruhi kinerja sel.

Saat diaplikasikan di kulit, bahan ini akan bekerja dengan cara mencegah kontraksi otot. Karena otot tidak mudah kontraksi, kulit yang ada di permukaan pun menjadi lebih halus dan tidak keriput.

“Argireline menjadi krim yang ditujukan untuk mengurangi keriput, karena cara kerjanya menyerupai toksin botulinum. Bedanya cara pemakaian toksin botulinum disuntikkan, sedangkan argireline cukup diaplikasikan secara topikal pada permukaan kulit.

Ini menjadi produk alternatif dari tindakan injeksi toksin botulinum, terlebih bagi mereka yang tidak menyukai penggunaan jarum suntik,” papar dr. Melyawati Hermawan, Sp.KK, ahli dermatologis.

Dari penelitian yang ada, argireline dinilai cukup efektif. Konsentrasi 5% diklaim dapat mengurangi kerutan di sekitar mata sebanyak 15% dengan pemakaian selama 15 hari dan perbaikan hingga 27% setelah pemakaian 30 hari. Angie Diyya | Istimewa

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Mei 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here