Era Digital Banking, Hambatan atau Solusi?

Generasi senior belum terbiasa melakukan transaksi secara online. Tidak akan mudah meyakinkan mereka untuk mengubah pola pikir yang terbiasa melakukan transaksi banking secara tradisional.

Masih ingatkah di benak kita ketika zaman belum serba digital. Saat kita harus mengantri panjang di ATM hanya untuk melakukan transaksi keuangan yang mungkin jumlahnya tidak seberapa atau malah kembali ke zaman ATM belum ada.

Terima kasih kepada perkembangan teknologi yang signifikan, dunia perbankan pun berevolusi mengikuti kebutuhan konsumen. Semua bank besar sudah memiliki fasilitas mobile banking dan internet banking.

Melalui gadget, banyak kemudahan yang diterima oleh konsumen dengan fasilitas tersebut, seperti transfer dana, cek saldo, membayar tagihan, kartu kredit, pembelian tiket, dan lain sebagainya.

Dengan akses 24 jam, kita bisa bertransaksi di mana saja, waktu tidak terbuang percuma untuk mengantri, dan banyak keuntungan lainnya. Digital banking sangat dibutuhkan untuk institusi perbankan demi memenangkan hati para konsumen.

Bagi konsumen, kemudahan bertransaksi menjadi tantangan tersendiri. Godaan untuk konsumtif, karena pembayaran hanya cukup dengan satu klik saja menjadi lebih besar.

Online transfer yang bisa dilakukan real time antar bank pun membuat segala transaksi menjadi lebih cepat dan mudah. Euforia kemudahan online ini harus disikapi dengan lebih bijak oleh konsumen.

 

Untuk mendapatkan artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession Edisi April 2016

 

Rubrik ini diasuh oleh Farah Dini Novita,BA(Hons),RFA,CFP

IMG_0736(1)

Farah adalah seorang konsultan keuangan independen dari Janus Financial, perusahaan yang bergerak di bidang perencanaan keuangan individu dan bisnis.

Bersama dengan Janus Financial, dia selalu melakukan edukasi mengenai keuangan, terutama investasi dalam bentuk talk show, media, webinar, event gathering dan sebagainya.

Wanita lulusan The University of Nottingham, Malaysia, ini juga memiliki blog khusus perencanaan keuangan dari 2010, www-fin-chick-up.com yang empat tahun kemudian dijadikan buku berjudul “FINCHICKUP: Financial Check Up For Ladies”. Apabila ada pertanyaan mengenai keuangan dapatmenghubungi farahdini@janusfinancial.co.id

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here