Saat Anak Belajar di Negara Lain

Dunia kini kian terasa dekat dan mengglobal, sehingga pendidikan bisa ditempuh di mana saja. Termasuk, belajar ke luar negeri saat ini menjadi pilihan orang tua untuk mempersiapkan masa depan terbaik putra-putri mereka.

Namun, membekali pendidikan anak sekolah di luar negeri  tidaklah terpaku  pada dana semata. Ada beberapa hal penting lainnya yang perlu dipahami secara seksama.

PERSIAPAN MENDASAR  

Ini merupakan hal paling penting. Mintalah pendapat anak-anak mengenai keputusan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Libatkan mereka sejak awal dan berbagi ide, termasuk bagaimana cara mengurangi tingkat kekuatiran mereka, jika sekolah jauh dari orang tua.

Tampilkan pilihan akomodasi, keterangan detail aneka sekolah, jelaskan secara terbuka maupun positif untuk mengatasi keraguan dan hal lainnya.

 

DANA

Dana tentu saja menjadi concern utama orang tua dalam mempersiapkan anak ke luar negeri. Dengan tingkat inflasi dan kurs mata uang perlu perhitungan secara cermat.

Untuk mencapai dana memadai dapat dilakukan sejak dini, bisa lewat tabungan (20% dari penghasilan) setiap bulannya atau mencari investasi jangka panjang yang memang khusus untuk pendidikan anak (deposito, reksadana, properti, emas, dan lainnya).

Pelajari juga produk asuransi pendidikan secara seksama. Melakukan konsultasi keuangan dengan financial planner untuk mencapai jumlah memadai bisa menjadi cara mengetahui jumlah dana yang dibutuhkan.

56570066INFORMASI DETAIL
Cara terbaik menyingkirkan keraguan dan kecemasan anak adalah dengan menemukan berbagai informasi detail tentang tujuan tempat belajar.

Dapatkan data sekolah yang diinginkan, dari kotanya, negara, maupun budayanya melalui DVD, buku, dan website.

Kenali juga kebiasaan tujuan tempat sekolah, bahkan tidak ada salahnya mencoba makanan lokal sebelum keberangkatan. Hal demikian dapat menjadi cara adaptasi yang efektif, agar anak akrab dengan suasana baru.

PESTA PERPISAHAN
Para ahli transisi emigrasi menekankan pentingnya untuk mengadakan ajang perpisahan yang tepat.

nggap saja farewell party sebagai pintu gerbang antara kehidupan baru dan lama. Saat perpisahan, ajak anak berfoto bersama dengan teman-teman dan merasakannya sebagai titik puncak memasuki sebuah ‘petulangan besar’.

Berikan kebebasan anak untuk merencanakan perpisahan mereka.

DUKUNGAN TERUS-MENERUS

Orang tua diharuskan untuk tetap membuka jalur komunikasi dan dukungan positif setelah anak pergi. Ini sangat penting, mengingat anak tengah membina hubungan baru dan beradaptasi dengan sekitarnya.

Dengarkan keinginan mereka dan biarkan untuk mengekspresikan perasaan sejujurnya, meskipun mereka tidak selalu membutuhkan solusi.

Bantu anak-anak untuk memahami bahwa kecemasan dan ketakutan hanyalah sisi lain dari kegembiraan dan ‘petualangan besar’ yang akan mereka jalani.

Memberikan keyakinan pada tahap awal memang rumit, namun lama-kelamaan mereka akan bisa melewatinya. Rasa percaya diri pun akan tumbuh terhadap lingkungan yang baru.

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Mei 2015

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here