Extraordinary Gagdet

Bukan hal yang mustahil, kecanggihan teknologi mampu menggabungkan dua atau tiga fungsi sekaligus di dalam satu gadget.

 

 

 

 

Vaporcade Jupiter

Vapers in Smartphone

Bagi penggemar rokok elektrik atau vapers, kini ada produk rokok elektrik terbaru yang tak biasa. Belum lama ini, perusahaan vapers yang berbasis di London, Vaporcade memamerkan produk terbarunya yang diberi nama Vaporcade Jupiter. Ini merupakan smartphone dengan sistem Android 4.4 yang ternyata juga bisa digunakan sebagai rokok elektrik.

 

Tak jauh beda dengan produk smartphone lainnya, Jupiter didukung 3G dan 4G, serta memiliki fitur menarik lainnya. Meski berfungsi sebagai vapers, Anda tak perlu khawatir, karena produk ini memiliki sistem terpisah antara vape dan smartphone, sehingga aman digunakan.

 

Smartphone ini memiliki tombol Home multi-fungsi lengkap dengan tampilan dan aplikasi yang mendukung untuk vapers. Sementara, tempat untuk menghisap asapnya berada paling atas dengan bentuk menyerupai antena telepon selular zaman dulu. Chamber vaporizer-nya memiliki kapasitas 5,8 ml, yang juga berada di bagian atas smartphone menyatu dengan mouthpiece. Untuk mendukung kinerja seluler dari vaporizer, tersedia Vaporcade Shuttle. Beberapa pilihan rasa yang dimiliki oleh Shuttle, antara lain Black Pearl, Defiant, Red Dragon, Serenity, dan Q.

 

Leica Rugged Underwater Camera

The Latest Underwater Camera

Kamera bawah air tengah digemari para pencinta fotografi. Pabrikan kamera berlomba-lomba memproduksi kamera tersebut, termasuk Leica. Perusahaan asal Jerman ini meluncurkan underwater camera yang dilengkapi sejumlah fitur untuk mendukung kenyamanan saat berpose di tengah guyuran hujan atau menyelam sekalipun.

 

Kamera yang juga disebut Leica X-U ini, dilengkapi fitur waterproof dan shatterproof. Kabar baik bagi divers, kamera ini mampu beroperasi hingga kedalaman 49 kaki atau sekitar 14 meter. Selain tahan banting di dalam air, keistimewaan lainnya dapat bertahan dalam kondisi ekstrim, seperti di musim dingin atau tempat yang berpasir.

 

Eksterior yang digunakan tampak cukup kokoh dan tahan tahan banting. Dirancang menggunakan bodi dengan material thermoplastic elastomer anti-slip. Sementara, bagian atas dan control dial terbuat dari aluminum. LCD screen di bagian belakang turut dilengkapi protective cover, sedangkan tombol diintegrasikan dengan bodi, sehingga tak ada celah bagi pasir atau air untuk menerobos ke dalam. Selain itu baterai dan kartu memori juga dilindungi double locking system. Dilengkapi 16.5-megapiksel APS-C sensor dengan fixed Leica Summilux 23mm lens dan f1.7 aperture. Kamera tersebut juga bisa merekam HD video hingga 1080p pada 30fps. Harga dibanderol USD2,950 atau sekitar Rp 41 jutaan.

 

 

EHang 184, Drone Super BesarDrone Raksasa

Ehang 184 besutan perusahaan asal Tiongkok, Ehang Inc, bukan drone biasa yang ada di pasaran. Drone super raksasa ini dapat menampung satu orang di dalamnya. Bentuknya pun terinspirasi dari helikopter, karena memiliki empat baling-baling yang mampu mengangkat beban maksimal 130 kg, kursi penumpang, dan bagasi kecil.

Drone pertama yang bisa mengangkut manusia ini dapat dikendalikan secara otomatis dan terbang selama 23 menit. Kecepatannya 100km/jam dengan ketinggian maksimum 3500m dari permukaan laut. Namun, drone ini didesain untuk terbang dengan ketinggian rata-rata 300-500m dari permukaan tanah. Menariknya, karena EHang 184 adalah sebuah drone, sehingga tidak dibutuhkan keterampilan khusus untuk menerbangkannya. Siapa pun bisa menjalankan drone ini dengan memakai sistem GPS, memasukkan lokasi tujuan, dan menikmati perjalanannya.

 

Demi kenyamanan penumpang, terdapat fitur pengatur suhu ruangan, sehingga membuat kabin tetap sejuk selama penerbangan. Sisi keselamatan juga diutamakan dengan sistem otomatis untuk turun ke darat, jika terjadi keadaan darurat atau keabnormalan sistem. Dan, akan mencari titik aman terdekat, bila daya baterai mau habis, sehingga tidak akan berhenti tiba-tiba di udara.

Ehang Inc pertama kali mengumumkan kehadiran drone teranyar ini dalam acara Consumer Electronic Show (CES) 2016. Tertarik memiliki? Harga yang ditawarkan pun cukup fantastis setara mobil mewah, antara Rp2,7 miliar sampai dengan Rp4 miliar.

 

Bedol Water Clock

Jam Bertenaga Air

Inilah salah satu produk teknologi ramah lingkungan. Jika kebanyakan jam menggunakan tenaga listrik atau baterai, sebuah jam digital mungil yang diberi nama Bedol Water Clock malah menggunakan air sebagai sumber energinya.

 

Cara kerjannya super canggih, jam ini akan mengubah ion-ion yang ada dalam air tersebut untuk dijadikan sumber energi listrik. Sekali mengisi air untuk tenaga jam, dibutuhkan kurang lebih 120 mililiter yang akan mampu membuat jam menyala selama 12 minggu. Dan hebatnya, meski kita telat mengisi air, jam ini akan tetap menunjukkan waktu terkini karena sudah dilengkapi memori pengingat waktu.

 

Keunikan lainnya, air yang digunakan untuk mengisi daya jam ini tidak akan terbuang atau habis karena hanya ionnya saja yang digunakan. Jadi, sisa airnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Tersedia dengan variasi warna dan desain yang beragam. Bahkan jam ini juga menyediakan bentuk lebih ramping untuk para traveler. Unik dan ringkas, bukan? SY/Foto: Istimewa

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here