Super Falcon, Fly Underwater

Menjelajah bawah laut, berinteraksi dengan lumba-lumba, melompat seperti ikan paus, dan menyelam pada kedalaman tertentu di bawah air dengan keamanan dan kenyamanan maksimal adalah pengalaman baru yang menarik bagi banyak orang.

Lazimnya, hal ini tidak bisa dilakukan dengan kapal selam biasa. Namun dua tahun lalu, Hawkes Ocean Technologies memperkenalkan kapal selam bersayap perahu modern yang berbeda dari kapal selam dan ditujukan untuk kaum mewah.

Di bawah arahan insinyur kelautan Graham Hawkes, Hawkes Ocean Technologies yang berbasis di California telah menciptakan sebuah pesawat bawah air berteknologi tinggi seberat 1800 kilogram, DeepFlight Super Falcon.

Hawkes awalnya membangun kapal bawah air untuk keperluan industri minyak, gas, dan militer. Namun, kemudian dia menyadari bahwa bisa mengembangkan teknologi tersebut untuk bereksplorasi dan terbang di bawah air.

Dirancang dengan lebar sayap tiga meter, Super Falcon bisa menyelam hingga kedalaman 400kaki. Kapal istimewa berkapasitas dua orang ini dapat  ‘terbang’ di bawah air dengan lincah menggunakan prinsip gerak angkat ke bawah, bukan gerakan naik turun seperti kapal selam konvensional.

“Saat di bawah air, semuanya terasa alami dan tenang seperti terbang,” ungkap Hawkes.

2

Kendaraan bawah air yang unik ini juga tidak begitu rumit mengoperasikannya. Hanya menggunakan kontrol intuitif, sehingga pengendara pemula dapat dengan mudah mengoperasikan setelah mendapatkan pelatihan.

Berbeda dengan kapal selam konvensional lainnya, Super Falcon sangat tenang sehingga tidak membuat makhluk laut menghindar.

Dirancang untuk melaju dengan kecepatan 2-6 knot, Super Falcon tetap dapat mengapung dalam kecepatan maksimal. Untuk keamanan, jika mesin dimatikan atau terjadi crash, maka kapal ini dengan tangkas mengapung kembali ke permukaan.

Kapal super tersebut telah melewati standar pengujian yang ketat dan dirancang dengan sistem keselamatan unggulan. Bahkan sebagai antisipasi, Super Falcon dilengkapi dengan ‘kantung gas’ darurat untuk dapat naik ke permukaan dengan cepat. Energi baterai dapat bertahan hingga delapan jam.

Super Falcon sudah dipasarkan ke publik pada acara Monaco Yacht tahun lalu dan Hawkes menyebut sudah banyak antrian pembelinya, salah satunya miliuner Inggris, Sir Richard Branson. Super Falcon dijual dengan nilai US$17 juta, harga sewanya mencapai US$10.000 per hari.

deepflight-super-falcon-mark-ii-is-the-f18-fighter-jet-of-the-ocean_8

Soal memori pengalaman, tak perlu diragukan. Saat Graham Hawkes dan Richard Branson menyelam tahun lalu di pulau Guadalupe Meksiko, mereka berhadapan dengan hiu putih besar dengan sirip yang hanya berjarak beberapa inci dari sayap Super Falcon.

“Benar-benar pengalaman luar biasa,” katanya. Kapal selam ini mampu menyisir dunia bawah laut dalam bentuk tiga dimensi dan mejadi pengalaman adventure tak terlupakan. Angie Diyya | Istimewa

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here