Srikandi BUMN | Etty Soewardani Direktur SDM & Umum PT PAL Indonesia (Persero)

Etty Soewardani
Etty Soewardani

Gigih dalam Bekerja

Di sela-sela kunjungan kerja ke ibukota dan persiapan evaluasi kemampuan SDM PT PAL Indonesia di Belanda, perempuan asal Cirebon ini menyempatkan waktu untuk membagikan perkembangan BUMN satu-satunya di Indonesia yang memiliki fasilitas terlengkap dan tercanggih dalam pembuatan maupun perbaikan kapal.

Loyalitas alumnus Certify Human Capital dari Magister Manajemen Universitas Airlangga ini tidak perlu lagi dipertanyakan. Selama 31 tahun, dia mendedikasikan baktinya untuk PT PAL Indonesia (Persero). Jenjang karier ditekuninya dengan konsisten. Lalu, pada 9 Februari 2012-2017, dia diamanahkan sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PT PAL Indonesia (Persero). Kini tugasnya bertambah, dia juga ikut menangani divisi procurement dan PPC (Product, Planning & Control).

Di masa awal jabatannya, salah satu tantangan yang dihadapi ibu dua anak ini adalah membangun kembali geliat profesional dan imej PT PAL Indonesia (Persero). “Saat itu, situasi PT PAL Indonesia kurang stabil. Kami tidak banyak menerima pesanan kapal. Bersama direksi lainnya, saya membangun kembali kondisi perusahaan, lingkungan, dan kualitas sumber daya manusia. Bagaimana orang ingin memberikan pesanan pembangunan kapal, bila imej kami kurang meyakinkan. Maka, saya mulai membenahi tampilan, dan memotivasi karyawan dengan diskusi bersama para senior. Termasuk, pelatihan yang mencakup transfer of technology (TOT) maupun transfer of knowledge,” ungkap perempuan kelahiran 6 Juni 1959.

whatsapp-image-2016-11-27-at-12-27-15

Dari berbagai pelatihan tersebut, setiap kemampuan yang bertambah selalu diapresiasi oleh Etty. “Dulu kita hanya bisa mengelas dari tiga posisi. Kini, sudah mahir dengan sembilan posisi. Kemampuan itu juga aset yang patut diperhitungkan,” serunya.

Pengakuan dari mancanegara terhadap kinerja PT PAL Indonesia terus berdatangan. “Pada pertengahan 2016, PT PAL Indonesia mengekspor kapal perang ke Filipina. Dari tender internasional, alhamdulilah, kami yang terpilih,” tandas perempuan yang mengidolakan ibunya ini seraya tersenyum. 

Produk ataupun hasil akhir bukanlah nilai ukur yang pasti untuk menilai geliat perubahan suatu lembaga. Fasilitas, kualitas manusia, dan proses yang terus berkembang termasuk nilai kemajuan yang diapresiasi oleh Etty.

Beberapa negara misalnya Malaysia memesan kapal perang ke PT PAL Indonesia (Persero). Selain meningkatnya pesanan dari luar negeri, kami juga telah membuat kapal perang Angkatan Laut Indonesia.

Etty menambahkan, “Kemajuan perusahaan kami berkat perjuangan bersama. Termasuk pemerintah maupun KASAL selaku komisaris utama.” Kegigihannya dalam mengembalikan performa optimal PT PAL Indonesia (Persero) tak lepas dari ikatan kuat yang dibangun dengan seluruh karyawan.

“PT PAL Indonesia (Persero) memupuk pola kerja yang tersistem. Setiap pagi, kami mengadakan apel. Saat itu, para karyawan berkumpul diberikan arahan dan mengingatkan keselamatan kerja selalu menjadi prioritas. Dan, bila ada masalah dapat langsung diselesaikan saat itu juga. Ada saatnya, keputusan itu tidak lewat birokrasi, bisa diatasi langsung di lapangan. Bila berhalangan hadir di apel pagi, saya akan sempatkan bersepeda keliling kantor,” ujarnya.

Etty bersama jajaran wanita BUMN lainnya juga menaruh perhatian terhadap kegiatan sosial, khususnya mengenai anak dan perempuan. Dia mendirikan Taman Didik Anak Wanita di sekitar lingkungan Industri pada 2015. Tujuannya, agar para ibu pekerja tidak khawatir menitipkan anak balitanya. Di tempat tersebut, anak-anak akan dijaga oleh pengasuh tanpa dipungut biaya. Silvy Riana Putri | Ratim & Dok. Pribadi

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Desember 2016

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here