HANA HASANAH FADEL | ‘Terlena’ Dunia Sosial

HANA HASANAH FADEL

Meskipun sudah tidak lagi menjabat sebagai salah satu wakil rakyat di DPD RI, tak lantas membuat Hana berhenti berbuat sesuatu bagi masyarakat. Pebisnis real estate ini tetap mencurahkan waktunya concern terhadap isu-isu sosial seperti perempuan dan anak-anak.

Hana tercatat sebagai salah satu penggagas dan pembina Sahabat Kartini, sebuah komunitas yang memberikan penghargaan terhadap para wanita berprestasi di berbagai bidang, baik itu seni, sosial budaya maupun politik.

Tak terhitung jumlah anak bangsa yang sudah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia melalui berbagai prestasi, namun belum cukup mendapat apresiasi. Karena itulah, komunitas ini dibentuk dan didedikasikan untuk memberikan penghargaan kepada para perempuan Indonesia berprestasi.

Penghargaan yang dilakukan dua tahunan ini diharapkan dapat memotivasi perempuan di seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi sesama.

Selain itu, Hana juga menjabat sebagai Pelindung Melati Putri Pertiwi (MPP). Komunitas yang terdiri dari perempuan-perempuan pengusaha, politisi, hingga artis yang berkomitmen dalam kegiatan sosial ini didirikan sejak tahun 2015. Fokusnya adalah memberi bantuan, pengobatan gratis, pendidikan, dan keterampilan untuk ibu-ibu lanjut usia (lansia) dan masyarakat umum.

Semua bermula dari pemikiran Hana dan rekan-rekannya saat berkumpul bahwa kalangan lansia kerap kali terabaikan. Kurang mendapat perhatian, bahkan dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.

Melalui yayasan ini, diharapkan para lansia terbantu tidak hanya pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperoleh kebahagiaan batin di usia tua. Dari hanya digawangi oleh empat orang, komunitas tersebut terus berkembang hingga saat ini anggota MPP telah mencapai lebih dari 30 orang.

Hana menjelaskan, “Kami men-support para lansia secara finansial maupun non-finansial untuk kehidupan yang lebih baik. Dengan prinsip menjunjung nilai moral dan kepedulian sosial terhadap para lansia maupun pendidikan budaya bagi generasi penerus bangsa.

Tujuan kami adalah memberikan kepedulian kepada para orangtua yang terlantar maupun membutuhkan perhatian. Kami ingin mereka selalu merasa disayangi dan dihargai.

Selaras dengan salah satu filosofi hidup saya, yakni berbuat yang terbaik di mana pun untuk masyarakat sekitar. Agar kita dapat menguntai sejarah dan inspirasi untuk anak-anak.”

Komunitas MPP juga mempunyai misi khusus membina budaya Betawi. Hana yang kebetulan berasal dari keluarga berdarah Betawi ini menuturkan MPP memberi penghormatan kepada akar budaya.

Dia juga merangkul budaya Gorontalo, budaya asli sang suami. Dia berharap agar seni budaya baik itu Betawi maupun Gorontalo dapat digemakan di kancah internasional.

Ibu enam orang anak ini pun tergabung sebagai salah satu anggota Komunitas Gerakan Peduli Anak Indonesia (KuGapai), organisasi sosial yang bertujuan mencegah dan menghentikan kekerasan kepada anak Indonesia.

Gerakan yang digagas dan diketuai oleh Dessy Novanto, Yanti Airlangga, Coreta Louis Kapoyos, Rosa Patti Djalal, membuat kegiatan peduli anak dan memberikan pemahaman bagaimana cara melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa dari kekerasan, baik fisik, psikis maupun seksual.

Bantuan yang dilakukan antara lain memberikan advokasi, penyuluhan, sosialisasi, konsultasi ke psikolog,  dan bekerjasama dengan pemerintah maupun komunitas masyarakat serta organisasi terkait, termasuk Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Di samping itu, Hana juga menjabat sebagai Pembina Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), organisasi sosial kemasyarakatan yang diketuai oleh Indah SDA.

Organisasi ini terdiri dari para perempuan pengusaha dari berbagai kalangan. Wadah yang telah tersebar di beberapa provinsi ini juga menjalankan program pemberdayaan kaum perempuan di Tanah Air dan memberikan penghargaan bagi perempuan inspiratif dari berbagai bidang. Angie Diyya l Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan majalah Women’s Obsession Edisi Mei 2017

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here