Run For Indonesia | Hangatnya Persaudaraan saat Berlari

Kami punya program setiap sabtu pagi yang dinamakan ‘Jemput Kawan Berlari’.”

 

IMG_2175

Di tengah gaya hidup masyarakat urban yang serba sibuk, olahraga bisa jadi bukan menjadi hal yang diprioritaskan. Padahal, manfaatnya amat penting untuk menjaga kesehatan seseorang. Tak jarang rasa enggan berolahraga yang dilakukan sendiri menjadi alasannya. Namun, sepertinya beberapa tahun belakangan ini, muncul fenomena olahraga yang dilakukan bersama teman-teman.

Seperti yang Women’s Obsession temui pada suatu pagi di hari Sabtu pagi di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Jam masih menunjukkan pukul 06.00 WIB, namun sudah terlihat beberapa orang berkumpul untuk berlari di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Mereka mengenakan tshirt berwarna merah dan bersemangat berlari. Usai sekitar satu jam berlari, mereka pun kembali berkumpul mengobrol, bersenda gurau, dan sarapan bersama. Ya, aktivitas ini merupakan kegiatan ‘Jemput Kawan Lari’ dari komunitas Run For Indonesia (RFI).

 

IDENTITAS INDONESIA

Bagaimanakah awalnya RFI didirikan? “RFI dibentuk pada 7 Desember 2014. Walaupun kehadirannya belum berumur satu tahun, namun ternyata perkembangan komunitas ini terlihat agresif. Buktinya dalam waktu sekitar enam bulan kami sudah mempunyai 800 anggota. Tidak hanya itu saja, komunitas ini juga mampu menumbuhkan semangat persaudaraan yang erat di antara mereka,” ungkap Andre Ismangun selaku founder RFI kepada Women’s Obsession.

Idenya muncul ketika ada event maraton lari yang banyak diikuti runners asal Indonesia di Singapura. “Saat itu ada sekitar 200 orang baju merah putih, namun kami tidak saling mengenal. Lalu, terlintas gagasan bagaimana agar bisa saling mengenal runners dari Tanah Air. Kami bisa menolong satu sama lain kalau ada yang membutuhkan bantuan. Karena itulah kami mempunyai ide membuat komunitas ini,” jelas Andre.

Dalam keseharian RFI untuk kepengurusan ada tiga orang yang mengaturnya. Yaitu, Andre, Mia, dan Willy. “Namun, kami me-manage teman-teman di RFI secara terbuka, kekeluargaaan, dan fleksibel. Filosofi kami adalah kebersamaan dan ingin menularkan lari dengan hati,” ujar Andre. (Aryani Indrastati, Foto: Fikar Azmy)

 

Untuk mendapatkan artikel selengkapnya, baca Women’s Obsession Edisi September 2015

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here