Jakarta with Love | Ketika Sosialita Saling Peduli

“Selama ini kesan yang melekat di masyarakat, sosialita identik dengan kegiatan kumpul-kumpul tak bertujuan, sebagai ajang pamer, dan hanya melakukan kegiatan konsumtif saja.”

IMG-20150624-WA0004         Pertemanan dan persahabatan di antara perempuan tidak sedikit yang dapat memberikan pengaruh positif. Baik yang mendatangkan kebaikan untuk diri mereka dan masyarakat sekitarnya. Tidak sedikit perempuan Indonesia saat ini ikut dalam kegiatan arisan. Kumpulan arisan kerap kali menjadi ajang bertemu yang seru. Entah untuk silaturahmi, membangun jaringan bisnis, saling membantu sahabat, dan juga bisa menjadi kegiatan positif untuk menolong sesama. Paling tidak hal ini yang terlihat pada perkumpulan Jakarta With Love (JWL).

“Awalnya, saya dan teman-teman berjumpa untuk ajang arisan. Setelah kerap berkumpul dan akrab, lama-kelamaan kami berpikir untuk melakukan sesuatu hal yang lebih positif bagi masyarakat yang membutuhkan.  Selama ini kesan yang melekat di masyarakat, sosialita identik dengan kegiatan kumpul-kumpul tak bertujuan, sebagai ajang pamer, dan hanya melakukan kegiatan konsumtif saja. Akhirnya, kami sepakat untuk membentuk Jakarta With Love pada tahun 2011,” ungkap Rosa Sylvana yang kerap disapa Chaca.

Jakarta With Love memiliki anggota dari berbagai latar belakang, seperti pengusaha, dokter, desainer, pengacara, dan ibu rumah tangga. Dalam menjalankan aktivitasnya, JWL dimotori oleh Rosa Sylvana, Ita Sadewo, Novi Yulianto, dan Vera Rave.

 

IMG-20150519-WA0011 Sesuai namanya JWL berkaitan dengan kegiatan untuk berbagi cinta bagi masyarakat yang hidupnya masih berkekurangan.  Tak  heran, jika  JWL memiliki agenda panjang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. JWL dengan senang hati menyantuni anak yatim, kaum fakir miskin, berkunjung ke panti jompo, operasi katarak, sunatan massal, bakti sosial, dan beragam kegiatan lainnya.

Sejak tahun 2011 banyak kegiatan amal sudah dilakukan konsisten untuk tetap membantu banyak orang. Di antaranya mereka aktif menggelar bakti sosial setiap tiga bulan. Melihat banyaknya kegiatan, JWL ternyata mampu menarik minat perempuan lainnya untuk ikut. Saat ini anggotanya sudah mencapai 140 orang. “Siapapun bisa masuk dengan cara mengikuti arisan dan nilainya tidak terlalu besar Namun, yang paling penting  mereka peduli dengan sosial dan lingkungan,” jelas Chaca.

MENYENTUH HATI

Banyak kisah mengharukan yang Chaca alami bersama JWL dalam kegiatan berbagi.  Salah satunya saat mereka terjun langsung ke tempat pengungsian korban banjir di Jakarta beberapa waktu lalu. Hatinya terenyuh tatkala menyaksikan korban tersebut, terutama anak-anak kecil harus tidur di tempat sekadarnya dan mengalami kesulitan air bersih. “Kami menyadari di masyarakat sekitar kita masih banyak yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Peristiwa seperti ini menjadi fokus perhatian kegiatan JWL,” ujarnya.
IMG-20150524-WA0019

Selain baksos banjir, JWL juga pernah melakukan beragam kegiatan seperti garage sale di Hardrock Café, Jakarta. Menurut Chaca, selaku ketua pelaksana, kegiatan ini  misinya membantu sesama manusia yang membutuhkan pertolongan. “Sebagai bentuk kegiatan untuk kemanusiaan. Tema yang kami ambil adalah  Garage Sale for Charity Jakarta With Love. Bertujuan mengumpulkan dana untuk menolong penderita  penyakit katarak dan sunatan massal gratis,” jelasnya.

Program ini dihadiri kurang lebih 90 anggota JWL, berlangsung meriah dengan adanya penjualan aksesori, baju, sepatu hingga tas. Ternyata banyak pengunjung  Hardrock Cafe tergoda untuk melihat dan membeli beragam barang yang dijual.  “Senang sekali kami  kompak bersama-sama mengumpulkan beragam barang-barang dari anggota JWL yang masih layak pakai untuk dijual.  Kami pun bertambah bahagia, karena saat itu berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp120 juta,” jelas Chaca dengan nada bangga.

MENONTON FILM

Selain hasil penjualan dari acara, pundi amal bagi penderita katarak ini telah mempunyai dana khusus yang disiapkan. “Sebelumnya kami juga meminta sumbangan kepada masing-masing anggota Jakarta With Love,” ujar Chaca.

Lalu pada Juli 2014 lalu, bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, para sosialita cantik  kembali berbagi kasih bersama 500 anak yatim piatu dan 50 kaum dhuafa. Acara diselenggarakan di Mall Senayan City dan dihadiri beberapa artis, seperti Aura Kasih, Ussy Sulistiawaty, beberapa sosialita maupun tamu undangan.

Selain itu, JWL juga pernah menghibur anak-anak penderita kanker dari Yayasan Sentuhan Kasih Anak Indonesia (YSKAI) dan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)  lewat acara nobar (nonton bareng) sebuah film Escape From Planet Earth (2013) di bioskop. Anak-anak tersebut terlihat begitu senang untuk menonton film ini.

Chaca mengaku bahagia, sekaligus terharu melihat antusiasme para peserta yang hadir. Terlebih anak-anak yang datang pada dasarnya masih dalam tahap pengobatan. Sebelum mengadakan nobar, Jakarta With Love telah mengunjungi  anak-anak yang dirawat di rumah sakit. “Kami mencoba menyenangkan sesuai dengan kemampuan dan senang bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan semangat kepada mereka untuk cepat sembuh,” ungkap Chaca.

IMG-20150630-WA0023

BUKA PUASA

            Kegiatan lain JWL adalah menggelar buka puasa bersama 600 anak-anak yatim piatu di Senayan City beberapa waktu lalu dari berbagai wilayah di Ibu Kota untuk acara ini.

Sebanyak 120 anggota JWL ikut berpartisipasi menggelar acara tersebut. “Ini juga menjadi agenda tahunan yang sudah lima kali diadakan. Alhamdulillah, kami dapat rezeki. Siapa saja yang mau menyumbang diterima dengan senang hati. Ternyata kegiatan ini mendapat banyak bantuan dari non-muslim,” ujar Chacha.

Dalam kegiatan tersebut, tidak sedikit ada artis yang terlibat. Seperti Ussy Sulistiowati ikut menghibur anak yatim piatu dengan bernyanyi bersama buah hatinya Shakeela Eleanor Ameera. Wanita yang memulai karier di ajang Abang None Jakarta Utara 1999 itu mengaku senang bisa menghibur dan menyenangkan mereka.

Ada beberapa hiburan yang disajikan untuk anak-anak yatim piatu. Selain Ussy bernyanyi, anak-anak juga terhibur dengan penampilan marawis, games yang lucu, dan  sulap yang membuat mereka terheran-heran. Selain hiburan, anak-anak yatim piatu juga diberi hadiah dan santunan yang terkumpul sampai Rp360 juta.

KOTA-KOTA LAIN

Tak hanya di Jakarta kegiatan sosial yang digelar oleh JWL, juga merambah ke daerah lainnya seperti Bali, Yogya, Bogor, dan Bandung. “Di Yogya kami memberikan santunan kepada anak yatim dan blusukan ke pasar-pasar tradisional, mengumpulkan ratusan mbok penjual jamu. Kami memberikan layanan cek gula gratis, wejangan hidup sehat, dan  beragam hiburan,” jelas Caca.

IMG-20150518-WA0006      Chaca berharap banyak orang yang akan melakukan kegiatan serupa dengan komunitas yang dinakhodai dirinya. Baginya kalau semua orang bergerak, beban orang yang membutuhkan akan berkurang. Tak lupa Chaca mengatakan pesannya untuk pemerintah agar bersama-sama concern dan serius terhadap lingkungan serta merangkul masyarakat umum supaya  bisa terarah dalam berbagi cinta kepada sesama.

Sementara Vera Rave menambahkan agar JWL bisa lebih maju dan banyak kegiatan  positif yang bisa dilakukan. “Semoga ke depan akan ada banyak member yang bergabung. Kami berharap dapat lebih melakukan beragam  kegiatan sosial dan menjangkau lebih banyak orang,” pungkasnya. (Giattri) Foto: Dok. JWL 

 

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here