Keindahan Keukenhof Lisse

 

Perempuan mana yang tidak mencintai bunga? Apalagi, jika bunganya adalah tulip. Kembang ini memiliki arti pengorbanan cinta dan bermakna cinta sempurna. Itulah sebabnya, tulip pun menjadi kembang paling romantis di dunia.

Jika kita termasuk tulip lovers, tak ada salahnya untuk berwisata ke Lisse–bagian selatan Belanda antara Amsterdam dan Den Haag–di musim semi.

Seperti yang terjadi  tahun ini, selama sekitar hampir tiga bulan dari 20 Maret sampai 17 Mei 2015, pesona tulip telah menghipnotis banyak orang dari penjuru dunia.

Taman bunga terbesar di dunia tersebut berhasil menarik sekitar 1.175.000 pengunjung bertandang ke Lisse—lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Itulah sebabnya, Keukenhof diberi predikat sebagai  The Largest Flower Garden in Europe, The Most Photographed Place in the World, dan Europe’s Most Valued Attraction.

Van Gogh Tulp en Portret150406LL1170

Cuaca yang selalu cerah dan ‘ramah’ membuat bunga-bunga pun bermekaran begitu indahnya di taman yang memiliki luas 32 hektar ini. Apalagi, tahun 2015 mengambil tema Vincent van Goh, untuk menghormati tepat 125 tahun seniman kondang tersebut meninggal dunia.

Tak heran, foto wajahnya hadir di hamparan bunga-bunga tulip yang berwarna-warni. Tampak potret diri Vincent van Gogh dibuat dalam bentuk mosaic dari ribuan bungan tulip dan hyacinth seluas 250 meter persegi.

Seniman asal Belanda ini sangat terkenal dengan lukisan-lukisannya yang fenomenal dan ditempatkan oleh pemerintah  dalam satu museum di Amsterdam, yaitu Van Gogh Museum.

150425LL2108150425LL2361

Tak tanggung-tanggung  di taman bunga Keukenhof–dalam bahasa Belanda berarti Kebun Dapur–terdapat tujuh juta kuntum bunga yang ditanam setahun sekali.

Namun, keanekaragaman hayati yang menghiasi Garden of Europe ini tidak hanya itu saja.  Beragam bunga menarik lainnya, seperti lavender, lily, gerbera, hortensia, anggrek, mawar, chrysanthemum, daffodil, dan tumbuhan subtropis lainnya juga ikut bermekaran.

Bunga-bunga tersebut ditanam, ditata, dan dikombinasikan sedemikian apiknya berdasarkan tema tahunan berpadu sentuhan kultur budaya Belanda, membuat kecantikan dan keindahan barisan bunga bak pelangi ini selalu teringat di hati.

150425LP5368150506LL9276

Selain wisatawan mancanegara dari Amerika, Tiongkok, Jerman, Jepang, dan lainnya, ternyata banyak keluarga Belanda turut berpiknik menyambangi Keukenhof. Karena adanya beragam kegiatan khusus untuk para remaja dan anak-anak.

Seperti, mencari harta karun di taman bermain anak-anak, memberi makan hewan ternak maupun mengenal binatang lebih dekat seperti sapi, babi, ayam, maupun domba. Disemarakkan pula dengan serangkaian pertunjukan seni musik khas Belanda di bawah rumah Kincir Angin (Windmolen).

Belum lagi, aktivitas menarik mencoba ragam kuliner di restoran maupun kafe,  berbelanja oleh-oleh di toko cinderamata khas Belanda, duduk-duduk di kursi taman yang unik atau mencoba klompen (sepatu khas Belanda) yang bisa dipakai sejenak sambil berfoto selfie ria.

Kita juga dapat bermain-main di  danau buatan ditemani  angsa-angsa cantik dan berjalan di antara bebatuan di air nan tenang di danau.

Jika merasa lelah dan lapar setelah berkeliling di Taman Keukenhof, jangan ragu untuk mampir ke Julliana Pavilion, Willhelmina Pavilion, The Small Pancake Pavilion maupun The Tea Pavilion untuk bersantap sambil menikmati keindahan pemandangan taman.

150413LL4306150321LL3859

Akses untuk mencapai taman bunga Keukenhof ternyata cukup mudah dan nyaman. Hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam lebih dari depan Bandara Schiphol, Amsterdam, menggunakan fasilitas Connexxion bus.

Tersedia juga bus dari Central Station Leiden maupun Central Station Den Haag langsung ke Keukenhof secara regular.

Untuk yang berkendaraan pribadi tersedia lapangan parkir yang sangat luas.  Sebaiknya kita membeli tiket  bus pulang pergi yang sudah termasuk  tiket masuk Keukenhof (Comby Ticket), agar tidak perlu antri  di loket tiket, apalagi saat hari liburan pengunjung sangat padat dengan antrian cukup panjang. Tiket bus juga dapat dipesan secara online lewat www.keukenhof.nl.

Tahun depan Keukenhof akan mengangkat tema De Gouden Eeuw atau Abad Keemasan dan dibuka dari tanggal 24 Maret sampai 16 Mei 2016.

Anda tertarik mengunjunginya? Bersiaplah untuk tampil cantik dan glowing dengan kulit tanning nan seksi. Elly Simanjuntak | Dok. Keunkenhof Holland

 

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here