Srikandi Transportasi | Marianne Ludwina Hasjim Direktur Keuangan PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS)

Memimpin dengan Kedisiplinan

PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) merupakan stakeholders utama dalam industri kebandarudaraan di bumi ibu pertiwi. Selama 33 tahun, kiprah perusahaan yang menangani hospitality services tersebut telah teruji kualitasnya di kancah domestik maupun mancanegara.

Sejumlah prestasi membanggakan secara rutin dianugerahi pada perusahaan yang telah mengantongi sertifikat International Safety Audit for Ground Handling Operations (ISAGO). Selain itu, PT JAS TBK juga sukses meraih sertifikasi RA3 yang dikenal sebagai Agen Regulasi Keamanan Terdaftar Uni Eropa dan sertifikasi AEO sebagai tanda mutu yang diakui dalam rantai pasokan internasional.

Lebih menarik lagi, ketika Women’s Obsession diberi kesempatan berbincang-bincang dengan direksi perempuan satu-satunya di PT JAS Marianne Ludwina Hasjim yang akrab disapa, Marianne. Ibu yang memiliki satu putra dan satu putri ini merupakan direktur
independen sekaligus dipercaya sebagai direktur Keuangan di perusahaan joint venture yang dimiliki mayoritas oleh Cardig Aero Services Tbk (CAS) dan Singapore Airport Terminal (SATS Ltd).

“Dalam memimpin divisi keuangan, saya menerapkan model kepemimpinan by example
dengan memberikan teladan dalam hal kedisiplinan, kejelasan sistematika bekerja, dan keterbukaan terhadap saran-saran dari bawahan. Untuk merangsang kreativitas maupun inovasi mereka yang sangat dibutuhkan perusahaan,” tutur wanita yang sudah bergabung dengan PT JAS sejak pertengahan tahun 2008 ini.

“Saya menerapkan pola kerja management by exception, yaitu ajang buka-bukaan mendorong semua anggota tim secara bulanan melaporkan penyimpangan yang terjadi.”


Berbekal karier di sejumlah perusahaan multinasional, kolektor kain Nusantara ini membawa terobosan-terobosan demi kemudahan dan transparansi pekerjaan. Sukses dalam penggunaan aplikasi Oracle untuk pembukuan dan pelaporan, JAS Airline Billing
System (JABS) untuk sistem penagihan, penggunaan E-SPT, termasuk yang terbaru E- faktur mandiri, yaitu klien dapat mencetak faktur pajak sendiri. Ini merupakan sebagian dari terobosan yang terjadi di era kepemimpinannya.

“Ke depan, kami akan mencoba menggunakan EDC Machine untuk memenuhi kebutuhan transaksi cashless di gudang kami,” ungkap wanita yang senang menyantap mi ini. Ketika beralih ke topik pertumbuhan perusahaan ber-tagline With You in Mind, Marianne nampak optimis.

Dia menjabarkan, “Hingga Juni 2017, pertumbuhan revenue 17pct dengan profit 10%. Tak menutup kenyataan, kami juga mengalami peningkatan dari sisi biaya. Hasil positif tersebut ditopang dari sektor kargo dan lounge.” Optimisme ini diikuti pula dengan
harapannya, agar kian solid sinergitas antara pihak regulator dan swasta. Dari segi infrastruktur, transportasi adalah bidang yang sedang bertumbuh pesat saat ini.

Sosoknya termasuk wanita pemimpin yang penuh disiplin. Marianne menerapkan sistem
pelaporan dengan menggunakan traffic light untuk melaporkan kinerja. Tujuannya adalah untuk memacu tim bekerja lebih keras, terutama apabila indikator sudah dalam posisi warna merah.  Sikap keterbukaan itu diterapkan pula dalam membesarkan putra dan putrinya yang sudah beranjak dewasa. Komunikasi terbuka dan menaati rambu-rambu
keagaaman menjadi landasannya. Silvy Riana Putri | Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi September 2017

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here