Mirror Mirror on the Wall

Bidang dinding tidak lagi membosankan dengan bingkai cermin. Selain aksen pada dinding, cermin pun ampuh memberikan efek dramatis

Kita hanya melihat ke cermin setiap kali mematut diri dan memeriksa penampilan. Namun pernahkah terpikirkan untuk sengaja menggunakan benda ini sebagai elemen dekorasi rumah?

Para desainer interior kerap memanfaatkan cermin sebagai salah satu cara yang mudah dan terjangkau untuk membantu meningkatkan gaya ruang. Selain sebagai hiasan dan aksesori rumah praktis, menempatkannya di area tepat akan mampu memberikan kesan baru pada sebuah ruangan.

Menciptakan ilusi ruang

Sebuah cermin netral dan menyatu dengan baik di interior apapun. Cermin meningkatkan desain ruang secara efektif dengan memperpanjang garis pandang untuk menekankan tampilan, juga dapat memberikan ilusi kedalaman pada dinding datar atau bahkan menutupi eksistensi dinding. Bila ditempatkan dengan baik, cermin dapat membantu membuat sebuah ruangan kecil terlihat lebih besar. Untuk ruang berkesan tidak berbatas, letakkan dua cermin besar berhadapan. Refleksinya dapat membuat ilusi bayangan lebih jauh.

Menerangi ruang

Pantulan cermin dapat memberi refleksi terang yang dapat mempertegas keberadaan benda-benda di sekitarnya. Cahaya yang dipantulkan melalui cermin besar ini pun akan membuat ruangan menjadi lebih terang dan bersih.

Sebagai titik fokus

Biasanya, ketika memasuki sebuah ruangan pandangan mata akan langsung tertuju pada sesuatu yang menarik perhatian. Sebuah cermin hias seringkali digunakan sebagai titik fokus dramatis dalam sebuah ruangan. Namun, tidak harus selalu cermin besar, cermin kecil dengan bingkai tebal atau ukiran hiasan dapat menjadi aksen pusat perhatian. Atau tempatkan cermin besar sebagai bagian statement sebuah ruang. Angie Diyya/Foto: Istimewa

Women’s Obsession May 2016 Issue

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here