Idul Fitri Ala Turki

Menjadi hari raya bagi seluruh umat muslim di dunia, Idul Fitri juga merupakan salah satu momentum yang sangat ditunggu setiap tahun. Beragam cara dilakukan masyarakat di seluruh belahan dunia untuk menyambut dan merayakan hari penting ini. Tidak terkecuali bagi penduduk di Turki. Negara yang memiliki luas wilayah 783.562 km2 ini telah menjadi negara dengan penduduk mayoritas muslim sejak awal pemerintahan Kesultanan Utsmaniyah pada tahun 1400-an.

Tradisi yang terjalin tidak hanya tentang mengunjungi keluarga dan kerabat terdekat, Turki juga memiliki kebiasaan unik dalam menyambut hadirnya Idul Fitri. Sebut saja Festival Gula atau yang lebih dikenal dengan Seker Bayrami. Mengetuk pintu dari satu rumah ke rumah lain, anak-anak di sana berkeliling sambil membawa kantung kecil. Nantinya kantung tersebut akan diisi dengan permen, cokelat, roti manis atau makanan manis lainnya.

Jika di Tanah Air, anak-anak akan berkeliling saat perayaan Hari Raya tiba, maka anak-anak di Turki akan melakukan hal tersebut sehari sebelumnya. Menariknya, apapun jenis permen yang diberikan harus diambil dan tidak boleh ditolak. Hal tersebut kabarnya dilakukan untuk mengajarkan anak-anak untuk bisa menghargai pemberian orang lain. Tidak hanya itu, menerima permen atau makanan manis yang diberikan juga menjadi bentuk rasa syukur kepada sang pemilik rumah.

Selain membagikan panganan manis kepada anakanak kecil yang berkunjung, tradisi bagi-bagi amplop berisi uang juga terjadi di sana. Setelah menjalani ibadah salat Ied, masyarakat biasanya membagikan uang jajan kepada anak-anak maupun sanak keluarga. Tak jauh berbeda seperti di Tanah Air, momentum lebaran juga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak. Mereka akan mendapat uang jajan dari banyak saudara yang lebih tua.

Tidak hanya Seker Bayrami, hal menarik yang terjadi ketika perayaan Hari Raya Idul Fitri adalah kebiasaan salat Ied yang hanya dilakukan oleh kaum pria. Meskipun tidak dilarang, namun menjadi pemandangan biasa hanya pria yang menjalankan ibadah tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here