Opinion Leader

Salah satu stakeholders yang harus dijaga pendapatnya adalah opinion leader. Sebenarnya apa dan seberapa penting opinion leader?

 

Opinion leader (pendapat pemimpin atau pemuka) merupakan pihak yang sangat dikenal di bidang masing-masing, misalnya PR, agama, politik, keuangan, perbankan, maupun pendidikan. Secara harfiah, opinion leader ditujukan kepada para pemimpin atau mereka yang secara formal memiliki pengaruh di masyarakat. Dalam perspektif sosiologi komunikasi, opinion leader digambarkan sebagai tokoh yang memiliki pengaruh  dan secara sosial ekonomi berbeda dengan masyarakat lain.

Selain itu, opinion leader sangat tertarik kepada isu-isu yang sedang berkembang dan lebih informatif dalam menyampaikan isu-isu, dibandingkan masyarakat biasa. Pendapat yang diutarakan pemimpin atau pemuka ini menjadi pihak yang paling erat berhubungan dengan media massa. Mereka jugalah yang paling awal mengadopsi ide-ide baru, mengolah komunikasi dengan baik, dan mampu membujuk orang lain untuk melakukan konsep atau pemikirannya. Tidak mengherankan bila eksistensi atau keberadaan opinion leader sangat penting untuk diperhatikan.

Awal mulanya, istilah opinion leader hanya terkait dengan tokoh yang berpengaruh dalam masyarakat pedesaaan. Hal ini bisa dipahami, karena di lingkungan tersebut, opinion leader berperan sebagai penerus atau jembatan informasi dari media ke masyarakat.

Kajian tentang opinion leader sudah lama menjadi perhatian ahli sosiologi komunikasi. Dua peneliti komunikasi, Roger dan Shoemaker dalam buku The Public Opinion Process menunjukkan peranan opinion leader begitu besar dalam mempengaruhi masyarakat. Termasuk menjelaskan kepada masyakarat sekitar yang mungkin belum mampu mencerna makna pesan dari media massa.

Persoalannya kemudian, seberapa efektif opinion leader sebagai salah satu stakeholders? Beberapa masalah—seperti penolakan atau protes—justru muncul akibat opinion leader yang kurang memahami maksud sebuah pesan atau isu saat itu. Sering kita temui, kasus masyarakat atau komunitas tertentu karena pesan yang tidak tersampaikan dengan baik, lalu berdampak terhambatnya aktivitas perusahaan atau organisasi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi praktisi PR untuk mencermati kehadiran opinion leader dalam masyarakat. Praktisi PR harus bisa menentukan strategi komunikasi yang tepat untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Opinion leader pun berperan secara konsisten, yaitu pendapat seorang pemimpin atau pemuka.

 

Penulis: Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR

Memasuki tahun ke-27 berkarier di dunia kehumasan Indonesia, Ketua ASEAN Public Relations Network dan Pemilik & Direktur LSPR Jakarta ini tetap setia membagikan ilmu dan pengalamannya tanpa henti. Berbagai penghargaan dalam maupun luar negeri telah disematkan kepadanya, antara lain terpilih menjadi satu-satunya perempuan dari Indonesia yang mendapatkan pembinaan Entrepreneurial Winning Women TM dari Ernst & Young pada tahun 2015 bersama tiga belas perempuan terpilih lainnya dari Asia Pasifik.
Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here