Denon Berriklinsky Prawiraatmadja | Moda Helikopter Menjadi Kebutuhan

Layanan heli city transport ini disesuaikan dengan kebutuhan individu dan kelompok yang menuntut transportasi cepat dan efisien untuk mendukung bisnis mereka.

 

Tren pemanfaatan helikopter tidak hanya menjadi konsumsi golongan masyarakat tertentu saja (eksklusif). Helikopter yang sebelumnya hanya populer digunakan oleh konsumen kelas atas, sekarang dapat menjadi transportasi alternatif bagi siapapun (inklusif).

“Citra yang terbangun bahwa helikopter masih menjadi transportasi eksklusif. Padahal, saya mau bilang, helikopter di banyak negara digunakan sebagai public services,” kata CEO PT Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja.

Lantas bagaimana perkembangan bisnis carter helikopter di Indonesia saat ini? Denon menjawab industri airlines ada Air Operator Certificate (AOC) holder 121 dan AOC 135. AOC holder 121 untuk penerbangan yang berjadwal, sedangkan AOC 135 untuk penerbangan tidak berjadwal atau biasa dikenal carter. Beberapa perusahaan tambang menggunakan di wilayah Indonesia menggunakan jasa carter ini.

Untuk helikopter, secara umum, sebenarnya sudah ada sejak 30 tahun lalu, melayani perusahaan pertambangan di wilayah seperti Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Untuk wilayah Papua apalagi lantaran minim infrasktruktur sehingga helikopter di sana lebih banyak dibutuhkan.

Dulu mayoritas carter digunakan oleh kalangan bisnis. Sejak tahun 2016 sudah banyak dikenal dengan helikopter tansportasi kota atau heli city transport. Ini merupakan market baru, Individual market atau individual customer.

“Pada 2014 saya sudah mulai memikirkan konsep city transport. Dua tahun kemudian kami mulai melakukan kegiatan marketing, kerja sama untuk membangun infrastruktur heli city transport. Walaupun masih banyak challenge dari sisi aturan maupun kemitraan dengan beberapa pemilik helistop (lokasi pendaratan heli), tapi ini bukan pertama di dunia. Ada di Brasil, Kanada, Australia; mereka sudah populer dengan heli city transport,” tutur pria kelahiran 17 September 1972 ini.

Layanan heli city transport ini disesuaikan dengan kebutuhan individu dan kelompok yang menuntut transportasi cepat dan efisien untuk mendukung bisnis mereka. Dapat menjadi pilihan utama bagi individual maupun perusahaan yang menuntut mobilitas tinggi dalam aktivitasnya.

Awalnya Whitesky hanya melayani jasa transportasi untuk kegiatan pertambangan, perkebunan, dan pemetaan hingga evakuasi medis. Kemudian terlihat potensi bisnis yang bisa dikembangkan. Whitesky, sebagai operator helikopter mempunyai lini bisnis yang melayani transportasi dalam serta antar-kota (HELICITY-Helicopter City Transportation), kebutuhan medis (HELIMEDIC), dan tur (HELITOUR).

“Bisnis ini dibawahi langsung Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Terdapat heliport di Cengkareng, ini sejarah untuk industri helikopter, mungkin di Asia Tenggara baru ada heliport besar berdampingan dengan bandara utama Cengkareng. Ini disebut konektivitas transportasi dengan airlines di Cengkareng-helikopter ke tengah kota. Bagi saya, itu satu wujud konkret Kemenhub mendukung berkembangnya industri transportasi,” tutur ayah tiga anak ini. Giattri Fachbrillian Putri | Fikar Azmy

 

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan majalah Women’s Obsession edisi April 2018

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here