72 Indonesian Inspiring Women 2017: Ituk Herarindri Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II

Sukses Membuat PT. Angkasa Pura (AP) II masuk ke dalam jajaran bandara bergengsi di dunia, ituk terus berkomitmen melayani dengan standar internasional.

Pengembangan dan perubahan fasilitas pelayanan di 13 bandara yang berada di bawah naungan PT Angkasa Pura II (Persero) terus dilakukan hingga detik ini.

Seakan tidak puas menjadikan Bandara Soekarno-Hatta menjadi satu-satunya bandara di dunia bersistem bagasi transparan. Wanita yang akrab disapa Ituk ini tengah mempersiapkan pelayanan kereta tanpa awak (skytrain) yang dapat menghubungkan terminal satu, dua, dan tiga di bandara berposisi di kota Tangerang tersebut.

Pengadaan beragam fasilitas dalam bentuk digital menjadi salah satu tujuan wanita kelahiran 15 Agustus 1965 ini. Sebut saja, Indonesia Airports Apps yang turut membantu untuk informasi pelayanan penumpang di bandara. Selain itu, ada pula mesin pemesan taksi yang membuat antrian penumpang lebih tertib.

Selain mencanangkan bandara di bawah naungan AP II menjadi world class airport, Ituk juga membuat petugas-petugas customer service mobile di bandara berkeliling menggunakan sepatu roda dan airwheel.

Memadukan teknologi dengan pelayanan ramah dan penguasaan bahasa asing, agar secara maksimal dapat mengarahkan para penumpang ke lokasi yang ingin dituju. Tersedia pula layanan hiburan Digital Cinema yang menyajikan beragam jenis film untuk fasilitas hiburan para penumpang.

Juga terdapat relax room yang didesain khusus bagi para penumpang yang ingin beristirahat atau tidur sambil menunggu keberangkatan pesawat. Selain itu, bandara yang memiliki lima lantai ini juga turut menghias ruang check in dengan beberapa miniatur patung karya seniman besar Nyoman Nuarta dalam wujud aslinya di beberapa titik pintu masuk.

Tak ayal, jika beragam penghargaan diraih di awal tahun 2017 ini. Sebut saja, The World’s Most Improved Airport 2017, Customers Service Mobile yang meraih medali emas dalam ajang Stevy Awards 2017, Bandara Bintang 4 untuk Bandara Internasional Kualanamu, Bandara Bintang 3 untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta versi skytrax, dan 6 Medali dalam ajang Contact Center World–Asia Pacific.

“Dengan berkomunikasi dan berbagi, saya bersemangat meningkatkan kinerja karyawan dan membuat bandara bisa mendunia, global standard atau world class airport. Semangat itu tidak akan pernah padam, karena prinsip saya adalah memberikan yang terbaik untuk bangsa indonesia,” ujar wanita pencinta warna merah ini. Berbekal didikan keras dan disiplin dari orangtua, Ituk kini berhasil membuat tim kerjanya menjadi karyawan yang disiplin dan berkompeten.

Dedikasinya dalam berbagi ilmu dan pengalaman juga terus dilakukan selama ini. Bagi wanita berusia 52 tahun ini, membuat tim kerja berkontribusi di atas rata-rata dan berprestasi, agar berstandar internasional menjadi fokus utamanya. Indah Kurniasih/Edwin Budiarso

 

Women’s Obsession edisi Agustus 2017

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here