73 Perempuan Tangguh 2018 | Barokah Sri Utami Direktur Utama PT Phapros Tbk

Hampir empat dekade, Barokah mendedikasikan pemikiran dan waktunya untuk Phapros. Memasuki tahun kedua sebagai pucuk pimpinan, dia sukses mencetak pertumbuhan double digits secara berkelanjutan.

 

Perempuan kelahiran 1 Januari 1963 ini terbilang sosok berloyalitas tinggi, karena
selama setia membangun perusahaannya hampir memasuki empat dekade. Merintis karier sebagai staf bagian quality assurance dan pengendalian produksi di PT Phapros Tbk (Phapros). Barokah Sri Utami—akrab disapa Emmy—konsisten merangkai peningkatan secara profesional dari masa ke masa.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2016, dia terpilih menjadi direktur utama perusahaan obat yang bermukim di Semarang ini. Memimpin anak perusahaan PT
Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) tentu menemui berbagai tantangan setiap tahunnya. Mulai dari tren, kondisi ekonomi, perkembangan teknologi, hingga pola yang berlaku di masyarakat saat itu.

Keberagaman pengalaman yang telah dijalani selama berkarier di Phapros melahirkan Emmy sebagai pribadi bernas dan penuh inovasi. Sarjana farmasi Institut Teknologi Bandung ini menjalankan strategi inovasi yang melibatkan sejak level bawah, direksi
maupun asosiasi dokter.

Phapros juga giat mengikuti pameran di luar negeri untuk memperluas wawasan maupun tren yang berkembang. Bekerja sama dengan PT Mitra Rajawali Banjaran, Phapros membangun fasilitas produksi alat kesehatan Scaffold Hydroxyapetite di Pabrik PT Mitra Rajawali Banjaran, Jawa Barat.

Produk tersebut dapat dimanfaatkan sebagai komponen implantasi penopang tulang dan gigi. Dari sejak berdiri pada 1954, Phapros telah memproduksi lebih dari 250 jenis obat. Pada akhir tahun 2017 lalu, di bawah kepemimpinan Emmy, perusahaan berhasil menembus angka penjualan terbesar dalam sejarah, yakni Rp1 triliun. Dengan laba bersih yang juga bertumbuh sebesar Rp100 miliar.

Tak hanya itu pencapaiannya, Phapros juga memenangkan tender e-catalog untuk
program BPJS Kesehatan senilai Rp2 triliun untuk dua periode sekaligus (2018-2019).
Selain fokus dalam meraih keuntungan untuk kesejahteraan karyawan, Phapros juga menaruh perhatian besar pada dunia ekonomi sosial, terutama pengembangan Usaha
Kecil dan Menengah (UKM) yang berada di sekitar Jawa Tengah.

Dimulai dari tahun 1997 hingga akhir 2017, total dana kemitraan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp27 miliar dengan 193 mitra binaan aktif. Tak hanya bersinar di
dalam negeri, Phapros juga melebarkan sayap ke kancah farmasi internasional.

Menggandeng raksasa farmasi asal Myanmar, Medi Myanmar Group membentuk usaha bersama (joint venture) yang fokus pada pendirian pabrik untuk produksi tablet, kapsul non antibiotik, dan diarahkan ke pengembangan parenteral. Sudah sewajarnya pula Phapros dianugerahi penghargaan Corporate Branding Product Deveploment di BUMN Branding and Marketing Awards 2017.

Di acara yang sama, Emmy meraih gelar The Best CMO Branding and Marketing Leadership. Dia juga termasuk 11 perempuan berprestasi 2017 versi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Silvy Riana Putri | Dok. Pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here