Sri Mulyani: Menteri Keuangan RI

January 30, 2012 - World Bank Headquarters. World Bank Managing Director, Sri Mulyani Indrawati

Pernah dinobatkan menteri keuangan terbaik di Asia di tahun 2006, menjabat managing director World Bank, kini dia dipercaya kembali menangani keuangan negara di posisi pemerintahan.

 

January 30, 2012 - World Bank Headquarters. World Bank Managing Director, Sri Mulyani Indrawati

Terhitung akhir Juli, Sri Mulyani secara resmi masuk dalam jajaran kabinet kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Keuangan. Jabatan sebagai Managing Director World Bank yang bermarkas di Washington DC sejak 2010 dia tinggalkan untuk kembali mengabdi ke Tanah Air.

Sebelum berkarier di dunia politik dan memegang jabatan menteri, banyak sekali pekerjaan Sri Mulyani yang berkaitan dengan bidang perekonomian. Kemudian dirinya dipercaya duduk di posisi menteri keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu II masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selama menjabat menteri, wanita kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini banyak menorehkan prestasi, di antaranya menstabilkan ekonomi makro. Refor­masi Kementerian Keuangan dinakhodainya dengan baik sehingga banyak terjadi perubahan fundamental di internal di masanya. Sri Mulyani dinilai sukses melakukan reformasi besar-besaran pada lembaga perpajakan sekaligus bea dan cukai selama memimpin. Ia juga berhasil menggandakan investasi langsung ke Indonesia di tahun pertamanya menjadi menteri, dari US$4,6 miliar pada 2004 menjadi US$8,9 miliar.

Wanita yang kerap tampilan yang elegan di berbagai kesempatan ini dianggap kompeten dan punya jam terbang tinggi menangani masalah perekonomian. Dengan sederet pengalaman, pengangkatan Sri Mulyani diyakini akan mampu menjadi kekuatan memperbaiki berbagai hambatan yang tengah dihadapi Indonesia. Dalam sebuah surat yang ditulisnya, dia mengungkapkan, “Penunjukan ini sebagai sebuah kehormatan menjadi pembantu Presiden dan masyarakat Indonesia guna melanjutkan program reformasi yang sudah dijalankan. Saya akan mengabdi pada agenda percepatan pembangunan Indonesia dengan target memberikan pelayanan terbaik khususnya bagi warga miskin dan menjamin perekonomian Indonesia bisa dirasakan oleh masyarakat.” Dia juga menuturkan dirinya akan mengabdi pada agenda percepatan pembangunan Indonesia dengan target memberikan pelayanan terbaik khususnya bagi warga miskin dan menjamin perekonomian negara ini bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

Sosok Ibu tiga anak ini seperti sekarang, tak lepas dari pengaruh lingkungan keluarga dan orang tua yakni pasangan Prof. Satmokodan Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko di lingkungan akademisi. Keduanya telah membentuk karakter dirinya dan saudara-saudaranya. Dedikasi dan juga keteguhannya menjalani posisi yang dianggap mustahil bagi banyak orang, dia buktikan lewat keyakinan untuk mampu menjalankannya. Angie Diyya | Istimewa

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here