dr Hafiza Fikri Fadel | Peran Estetika Pada Kulit

Perkembangan perawatan kecantikan tubuh maupun wajah telah menjadi bagian dari
keseharian setiap wanita. Dambaan kita untuk tampil menarik sesuai karakter dan usia. Selaras dengan hal tersebut, berbagai layanan maupun klinik kecantikan tumbuh dengan diferensiasi dan keunggulan masing-masing.

Di penghujung 2017, kawasan Kemang Raya bertambah anggota baru, yaitu Dermis Skin Specialist. Klinik berdesain modern dan didominasi warna putih dan kuning ini dikelola oleh empat dokter spesialis kulit dan kelamin. Mereka berasal dari almamater yang sama, yaitu Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dituturkan oleh dr. Hafiza Fikri Fadel sebagai clinic director Dermis Skin Specialist, pemilihan warna kuning merepresentasikan tempat mereka menimba ilmu dan berperan besar menjadikannya berada di posisi saat ini.

Selaku pemimpin di klinik tersebut, Women’s Obsession tertarik mendalami pemikiran dan obsesi ibu dua putri ini ke depannya. Dia dengan lugas menekankan pentingnya kesehatan kulit sebagai pondasi kecantikan.

Perumpamaan yang kerap kali digunakan adalah kulit ibarat kanvas. Bila ingin melukis indah di atasnya, kanvas harus dalam kondisi baik dan bersih. Nikmati perbincangan santai kami dengan perempuan yang sedang menanti kelahiran anak ketiganya.

KULIT FUNDAMENTAL ESTETIKA
Saat ditanyakan apa keunggulan dari Dermis Skin Specialist, Fiza sapaannya memanggil kembali memori yang menginspirasi. Ketika dia menempuh pendidikan program special elective di Singapura.

Di sana, dia ditempatkan di bagian national skin center dan Singapore General Hospital. “Saya melihat pemerintah di sana concern terhadap kesehatan kulit lewat pelayanan komprehensif dan holistik.

Ada stereotipe bahwa kesehatan kulit hanya seputar estetika, kenyataannya tidak. Sangat luas dan berlapis cakupannya. Dari motivasi itu, saya bermimpi ingin mendirikan skin center di Indonesia. Dermis Skin Specialist inilah miniatur skin center dan pilot project.
Ke depannya, saya ingin mendirikan yang lebih besar lagi dan tidak hanya terpusat di Jakarta,” jelas perempuan asal kota Pontianak tersebut.

Berangkat dari pemikiran ini, setiap kali pasien yang datang ke klinik, terlebih dahulu dianalisa kesehatan kulitnya secara menyeluruh. Setelah itu, dijelaskan langkah-langkah yang harus dijalani. Selain didukung alat-alat canggih untuk perawatan kulit, seperti HIFU dan laser for all purpose, terdapat pula alat penunjang diagnostik, inflamasi kulit, dan alat
terapi. “Di sini kami memiliki alat pemeriksaan untuk kondisi sederhana hingga tumor kulit.

Alat-alatnya quality approved di bidang masing-masing. Kami ingin mengedukasi lebih banyak lagi pasien, agar semakin memperhatikan kesehatan kulit dan tidak hanya fokus
kepada wajah. Salah satu contohnya persoalan aging skin yang paling banyak dikeluhkan wanita di kawasan urban. Kami akan memberikan gambaran perawatan yang mempercantik tubuh dan wajahnya tanpa menghilangkan karakter diri,” urainya.

Dia pun menguntai harapan bahwa estetika itu milik semua orang, tidak hanya terbatas untuk kalangan atas. Setiap wanita berhak memiliki kulit sehat. “Itulah sebabnya, kami berupaya memberikan pemahaman estetika itu ke semua orang. Saya ingin menekankan setiap wanita memiliki kecantikan masing-masing. Tidak perlu cantik seperti orang lain.
Ketika kita menjaga kesehatan tubuh, inner, dan percaya diri itu sudah menjadi paket lengkap pesona perempuan,” kisah Fiza serius. Foto | Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Januari 2018

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here