Marsya Gusman: Aktifkan Penggunaan Internet Bijak

Miss Internet Indonesia 2017 ini terbilang figur yang pandai membawa diri ke dalam situasi apapun. Sederet kontes yang pernah dimenangkannya menjadi bekal dalam mengemban peran baru ini. Ketika dia berkeliling Indonesia mengedukasi terkait pemahaman internet secara bijak, dia mengamati hampir 70% penggunanya adalah perempuan.

“Menarik sekali, karena kaum Hawa termasuk pengguna aktif internet untuk kebutuhan media sosial ataupun berbelanja. Kebanyakan diakses melalui media telepon pintar, lebih sedikit penggunaan media komputer ataupun laptop. Kemudahan online di telepon pintar menjadi daya pikat tersendiri untuk jiwa perempuan yang multitasking,” jelasnya bersemangat.

Dia pun menjelaskan, berdasarkan data We Are Social, pengguna internet Indonesia sepanjang 2017 silam mencapai 132,7 juta maupun 106 juta dari jumlah tersebut mengakses internet untuk kebutuhan media sosial. Melihat dari besarnya komposisi perempuan sebagai pengguna internet menjadi tantangan tersendiri untuk Marsya dalam merangkul penggunaan secara bijak.

Ketika berhadapan dengan para wanita yang berusia mapan, dia selalu menempatkan diri
sebagai putri dalam mengedukasi. “Topik dan cara edukasinya tergantung pada target yang dituju saat bertugas. Tak jarang, saya menemui peserta yang seusia mama, bahkan lebih tua. Goals-nya pemahaman dasar yang kuat dan mengambil contoh kasus sehari-hari.

Dihindari penggunaan istilah-istilah yang memusingkan untuk mereka, lebih banyak memakai analogi di sekitar mereka. Beda dengan generasi millenial yang sudah familiar dan aktif berselancar di dunia maya, target kami adalah bagaimana internet tersebut menjadi jembatan menuju prestasi gemilang dalam bakat, hobi, ataupun edukasi mereka,” tambahnya.


Mengingat ajang Miss Internet Indonesia ini mendapatkan dukungan penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Duta Anti Narkoba BNN ini sangat bersyukur dan menguntai harapan untuk semakin luas penetrasi akses internet di berbagai pelosok negeri.

Berbagai pembangunan infrastruktur yang dikomandoi pemerintah pusat dan pihak swasta
merupakan salah satu kerja nyata menuju pemerataan di berbagai wilayah Tanah Air.
“Saat ini berbagai industri telah berkembang pesat melalui pemaksimalan jaringan internet. Dari sektor pariwisata, kuliner, transportasi, logistik, e-commerce hingga pendidikan.

Di sinilah peran penerapan edukasi ‘Literasi Digital’, agar tidak melupakan sisi humanistik dari penggunaan internet itu sendiri. Dengan semakin besar internet coverage sampai ke pelosok daerah, tetap diiringi dengan pemahaman yang baik dari para pengguna. Antara lain dari soal penanganan hatespeech hingga hal-hal teknis.

Semoga ke depannya, berdasarkan sumber-sumber yang ada, pemerintah dan APJII bahu-membahu untuk terus meningkatkan sumber daya manusia melalui akses internet yang bijak, agar dapat bersaing secara global,” seru perempuan yang hobi bernyanyi ini.

Tingginya aktivitas Miss Internet Indonesia tidak mengendurkan Marsya dalam mewujudkan obsesi lainnya. Dalam waktu dekat ini, dia akan meluncurkan label busana yang sangat berciri pribadi femininnya. Dia pun tetap menjalankan profesinya sebagai digital marketer.

Dari dunia pendidikan, dia akan melanjutkan pendidikan tingkat S2 mengambil jurusan digital, agar kian memperkaya ilmu dan pengalaman yang sudah
ditabungnya hingga saat ini. Foto: Sutanto

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Februari 2018

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here