dr. Enrina Diah | Founder & Plastic Surgeon Ultimo Aesthetic & Dental Center

Sebagai dokter sekaligus pebisnis, Dr. Enrina sukses mempersembahkan layanan terbaik untuk Kaum Hawa maupun Adam. Sewindu sudah nama Ultimo melekat di ingatan sebagai one stop beauty clinic pertama di Indonesia.

Perempuan asal Manado ini meneruskan jejak profesi sang ayah sebagai dokter. Bedanya mendiang ayah berprofesi sebagai dokter anak, sementara dia memilih dokter bedah plastik dan craniofacial. Lulusan terbaik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1997 ini mendapatkan tawaran beasiswa mendalami ilmu bedah plastik craniofacial (struktur tulang wajah dan tengkorak kepala) di Taiwan, Thailand, dan Switzerland pada tahun 2004 sampai 2005. Keseriusan ibu satu putri ini dalam mendalami keahlian tersebut membuahkan gelar ahli bedah craniofacial pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi internasional dari Pusat Bedah Craniofacial terkemuka di Taiwan.

Sebelum mendirikan klinik kecantikan, dokter kelahiran 23 Mei 1974 ini terlebih dahulu bekerja untuk beberapa rumah sakit besar di Jakarta seperti Rumah sakit Cipto Mangunkusumo dan Brawijaya Women & Children Hospital. Dia pun sempat bergabung ke dalam tim pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2005-2009) dan aktif mengembangkan keilmuan sebagai pengajar dalam konferensi lokal maupun internasional hingga saat ini.

Baru pada tahun 2009, Ultimo Aesthetic & Dental Center menjadi awal gemilang dr. Enrina Diah sebagai pebisnis di bidang kecantikan. Nama Ultimo berasal dari bahasa Itali yang bermakna cerminan sense of art and beauty. Merintis Ultimo dari ruangan kecil dengan dua karyawan, dia terus menjaga kerja keras dan konsistensinya dalam melayani kebutuhan para pasien. Perlahan-lahan, buah manis ikhtiarnya mulai terwujud. Ultimo berhasil menempati ruang di lantai 18 Plaza Asia, Sudirman. Lokasi strategis ini sebagai bukti komitmen Enrina untuk memenuhi kebutuhan eksklusif pasiennya yang high-end maupun aktif berkarier.

Tidak cepat berpuas diri, dia pun mengembangkan konsep Ultimo sebagai One Stop Beauty Clinic pertama di Jakarta yang menyediakan semua perawatan kecantikan mulai dari kulit, bedah plastik, hingga gigi. Kemudian diperkaya lagi dengan treatment khusus para pria, Men’s Clinic sejak 2013 lalu. Perawatannya fokus kepada steam cell therapy dan kesehatan pria. Ultimo pun sudah melebarkan sayap di Bali (2012) dan Surabaya (2011) sebagai representasi kota besar di Indoensia. Tentunya, kehadiran dua cabang ini mengikuti tingginya permintaan pasien dari dua daerah tersebut. Dari segi alat maupun para dokter yang berpraktik bersamanya, dia sangat selektif guna menjaga kualitas layanan. dr. Enrina pun tak segan memboyong alat teknologi terbaru dan pertama di Indonesia ke kliniknya. Ini tentu memberikan kemudahan pasien tidak perlu keluar negeri untuk merawat tubuh dan wajah. Investasi alat penting dalam dunia kecantikan,

Keunggulan yang ditawarkan adalah produk anti-aging. Enrina menekankan bahwa perawatan anti-aging ini harus dimulai sejak dini, bukan ketika memasuki usia mapan baru mengenakan perlindungan tersebut.Selain konsisten melayani pasien-pasien high-end, Enrina juga mengarahkan Ultimo sebagai klinik yang bermanfaat bagi orang-orang kurang beruntung. “Dari dulu, passion saya itu adalah bedah craniofacial. Maka kami pun membantu para penderita bibir sumbing dan telah dilakukan dua kali dalam setahun,” jelasnya. Silvy Riana Putri | Fikar Azmy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here