ELIN WATY | Potensi Asuransi Syariah

Di perusahaan Sun Life, dia kemudian memulai karier dari bawah sebagai chief distribution officer pada 2013 dan September 2015 terpilih sebagai presiden direktur.

Kendala terberat yang diembannya adalah kesadaran masyarakat terhadap produk asuransi masih rendah. Dia berharap, ke depannya kesadaran masyarakat akan semakin meningkat, sehingga kualitas hidup pun bisa terjaga.

Namun, respon masyarakat terhadap produk-produk Sun Life cukup baik, terlihat dari bertambahnya jumlah nasabah baru dari waktu ke waktu.

Elin dengan optimis berjanji akan terus meningkatkan agen-agen asuransinya, termasuk asuransi syariah. Sejumlah asuransi produk unit link syariah seperti Brilliance Hasanah Sejahtera maupun Brilliance Hasanag Protection Plus pun diluncurkan dan direspon positif oleh nasabah.

Potensi asuransi syariah menurutnya sangat besar. Menangkap peluang pasar syariah, Elin mendirikan lembaga pelatihan khusus untuk melatih para agen bernama Salma Institute.

Penghargaan Global Banking and Finance Review Award kemudian diberikan pada Sun Life Indonesia sebagai Penyelenggara Asuransi Jiwa Syariah Terbaik 2015 di Indonesia.

Sun Life Financial Indonesia sendiri merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Sun Life Financial. Menawarkan aneka produk perlindungan dan pengelolaan kekayaan, mulai dari asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan, hingga perencanaan pensiun.

Perusahaan tersebut bermitra dengan lembaga keuangan nasional dan multinasional terkemuka untuk menjalankan strategi yang tersebar melalui berbagai jalur. Selain itu, turut menyediakan akses lebih luas untuk solusi asuransi.

Elin bertanggung jawab menerapkan strategi distribusi yang efektif untuk menopang pertumbuhan bisnis dan mengembangkan bisnis terbaru perusahaan, salah satunya asuransi syariah ini sebelumnya hanya dijual oleh agen konvensional.

Lewat tangan dinginnya, dia melakukan terobosan membuat agen asuransi khusus syariah yang dimulai sejak pertengahan 2014 dan merancang saluran distribusi yang sistematis.

Pada Juli 2016, Sun Life memiliki jalur distribusi yang kuat di 66 kota dengan 109 kantor pemasaran konvensional dan 60 kantor pemasaran syariah. Total agennya lebih dari 10.000 orang, terdiri dari 8448 agen konvensional dan 1569 agen syariah.

Premi Tahunan Tahun Pertama (AFYP) Sun Life syariah pada Mei 2015 adalah Rp11,67 miliar dan mencapai Rp19,42 miliar pada akhir Mei 2016. Lalu, Mei 2016, pertumbuhan AFYP tersebut sempat mencapai 66% dan masih akan terus bertambah.

Meskipun, pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan, pada kuartal pertama 2016, Sun Life tetap mencatat pertumbuhan yang cukup solid. Jumlah total penerimaan perusahaan pun mengalami pertumbuhan sebesar 10%. Elly Simanjuntak | Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Januari 2017

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here