Ituk Herarindri Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II: Mengutamakan Restu Suami dan Putri Tunggalnya

Berperan sebagai pemimpin, istri, dan ibu, Ituk memiliki resep istimewa yang membuatnya fokus dalam menjalani amanah. “Rumusan saya adalah fokus ketika berada di satu tempat. Saat di kantor, saya fokus bekerja. Ketika berada di rumah, saya menjalani peran sebagai ibu rumah tangga pada umumnya.

Misalnya, menyiapkan makanan, kegiatan bersih-bersih, hingga mengurus suami maupun putri tercinta. Saat berada di rumah, ketika melihat kesibukan saya suami bilang seperti sedang menonton pertandingan bulu tangkis. Karena saya bolak-balik lewat di depannya. Saya pun tertawa mendengar komentarnya.

Hal terpenting bagi saya dalam bekerja adalah mengantongi restu mereka
berdua. Izin dan doa mereka merupakan sumber energi untuk menjalankan amanah saat bekerja di ranah pelayanan publik yang memerlukan perhatian khusus, karena melayani lebih dari 105 juta penumpang itu tidaklah mudah,” urainya bersungguh-sungguh.

Busana: Alleira

Ketika disinggung soal waktu kebersamaan dengan keluarga, Ituk menjawab bahwa kebersamaannya lebih bersifat spontan. Ketika sang putri mengajaknya makan di luar, dia dan suami akan menghampiri. Bisa juga, sang suami, Nanang Yustriana dan putrinya Sasti Pretita yang bersua di tempatnya.

Keluarga kecil ini juga kerap merencanakan liburan dalam waktu singkat tanpa rencana. Bisa saja di hari Jumat, mereka merencanakan travelling ke Yogyakarta, Bandung,
Lombok, Bali, dan lain-lain. Bersama keluarga kecilnya, Ituk juga senang menonton konser musik. Kumpul bersama keluarga sembari bernyanyi atau main musik terhitung relaksasi baginya.

Kunjungan rutin ke panti asuhan pun menjadi relaksasi jiwanya agar selalu merasa bersyukur dan bergantung kepada Allah SWT. Sahabat dan keluarga merupakan energi dan penyemangat hidup dalam kondisi suka maupun duka.

Spontan dalam menciptakan kebersamaan dan dalam waktu yang singkat namun berkualitas di sela-sela kesibukan termasuk wujud keikhlasan dalam diri Ituk. Tersirat ketika kami berbincang soal persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Sudah delapan tahun, saya berlebaran di tempat kerja, karena melayani arus
mudik. Alhamdulillah, keluarga menerima dengan lapang dada. Mengingat amanah yang ada di pundak saya adalah bagian dari ibadah. Semoga di sisa hidup saya, semakin banyak memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kisah sulung dari empat bersaudara ini. Foto: Fikar Azmy

Lokasi: Swiss-belhotel Airport

Makeup: Ahmad Lala (085710509595)

Busana biru: Batik Chic

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan majalah Women’s Obsession edisi Juni 2018

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here