Ratih Darmawan Gianda Country Head Samsonite Indonesia | Mengelola Perasaan

Untuk merilekskan badannya, Ratih kerap melakukan yoga, renang, dan jalan pagi. Hal yang paling sulit ditaklukannya dan sebenarnya berbahaya adalah menikmati kuliner enak.

 

Agar bisa menjadi pemimpin yang bijaksana, menurutnya seorang perempuan harus memiliki kemampuan mengelola perasaan dan pemikirannya. Handal bekerja multitasking, apalagi jika sudah berkeluarga.

“Saya memiliki dua orang putri dengan jarak usia yang jauh. Yang pertama berusia 22 tahun dan kedua 14 tahun. Saat berada di kantor saya berusaha untuk tidak mudah terbawa emosi ketika dalam urusan keluarga ada masalah.

Sementara, di kantor ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan berbagai keputusan penting harus diambil. Kita sebagai seorang ibu dan perempuan berkarier mesti bijak dalam bersikap dan mengambil keputusan terbaik untuk urusan pekerjaan maupun keluarga,”paparnya.

Bersama sang suami yang sudah berkarier sebelum menikah, mereka sepakat  akan tidak membawa urusan pekerjaan ketika di rumah, apalagi saat akhir pekan. Karena itulah momen yang diprioritas untuk urusan keluarga.

Ratih terbiasa untuk menghabiskan waktu bercengkrama dengan kedua putri dan suaminya yang membutuhkan perhatiannya. Di saat musim liburan mereka pun sekeluarga pergi jalan-jalan bersama paling tidak dua tahun sekali.

Dia termasuk perempuan yang sangat mencintai dunia traveling dan merasa setiap memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. “Dari semua negara yang pernah saya jajaki saya paling senang dengan Jepang. Selain karena kagum dengan budaya dan makananannya yang enak sekaligus menyehatkan, saya merasa orang Jepang itu suka  menolong.

Meskipun, mereka jalannya cepat-cepat  tanpa ekspresi dan seringkali tidak bisa berbahasa Inggris, tapi ketika kita nyasar dan bertanya, mereka berusaha menolong sebisa mungkin.

Dia kemudian memberikan tips agar saat traveling sebaiknya kita menghindari barang-barang yang dimasukan tanpa perencanaan, agar koper tidak bertambah berat ketika pulang. Itulah sebabnya penting untuk mengetahui lama waktu traveling sebelum mengemas barang.

Ratih menyarankan, “Jika kita pergi selama tujuh hari, ya jangan bawa jaket tujuh, jadi harus sesuai dengan keperluan. Sepatu juga tidak mesti banyak, cukup satu atau dua sneaker jika pergi ke tempat yang tidak bercuaca dingin.

Lalu, khusus makeup dan parfum, sebaiknya dipindahkan ke botol kecil yang terbuat dari plastik, agar lebih ringan dibawa. Sementara, untuk body lotion, pakai saja fasilitas dari hotel. Kalau dihitung-hitung, itu bisa mengurangi berat seperempat dari keseluruhan isi koper.” Elly Simanjuntak | Edwin Budiarso

 

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan majalah Women’s Obsession edisi April 2018

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here