RITA WIDYASARI | Wanita di Pucuk Pimpinan

Saya menginginkan Kaltim tidak lagi bergantung pada sektor sumber daya alam tak terbarukan, seperti tambang dan migas. Kita harus berpikir transformasi ekonomi dari sumber daya alam tak terbarukan menjadi terbarukan. Untuk itulah, harus ada sinergi dan kebersamaan kuat antara pemerintah Kaltim dan pusat

Lahir dan besar di keluarga yang kental dengan partai Golongan Karya (Golkar) menjadikan Rita Widyasari benar-benar seperti buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Sang ayah, mendiang Syaukani HR Bupati Kukar selama dua periode (1999-2004 & 2005-2009), adalah tokoh Golkar yang disegani di Kalimantan Timur (Kaltim). Paska berpulangnya ayahanda tercinta, Rita kian terpicu untuk setia memajukan Partai Golkar.

Terkait terbukanya peluang perempuan terjun ke dunia politik, menurut Rita, Partai Golkar Kaltim akan terus membekali kader-kader perempuannya dengan wawasan kepemimpinan dan keterampilan berpolitik.

“Perempuan jangan tertinggal di bidang politik. Saya selaku Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia II mencakup Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papuan Barat di Kepengurusan Pusat KPPG, menargetkan lebih banyak perempuan menang dalam Pemilu, baik Legislatif maupun Pilkada,” tandas peraih Global Leadership Awards 2016 untuk kategori Woman Icon of The Year ini.

Kemunculan perempuan pemimpin sebagai gubernur maupun walikota di berbagai propinsi di Indonesia turut mengukuhkan elektabilitas berdasarkan kualitas, prestasi, dan pengalaman, bukan lagi stereotip gender.

Berbekal pengalaman kerja dan dukungan dari berbagai partai, melalui Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) DPD I Partai Golkar Kaltim, Rita ditetapkan sebagai calon tunggal di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2018-2023. Majunya dia di Pilgub Kaltim tidak hanya didukung oleh Partai Golkar, tetapi juga keyakinan bersama berbagai partai koalisi, antara lain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kebersamaan salah satu ‘resep’ Rita menuju kemenangan. Bukan hanya dari elit politik, dia juga berhasil menghimpun tingkat kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi. Salah satunya, terlihat dari dukungan 9000 relawan di tim pemenangannya. Hingga April 2017, Rita berhasil mengungguli calon gubernur lainnya dengan mengumpulkan 32.339 suara atau 27,03% dari total suara yang masuk versi Metro Samarinda (Kaltim Post Group).

Selain mendulang dukungan dari berbagai pihak, di berbagai kesempatan Rita juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menunaikan tugas apa pun. Di matanya, pemimpin adalah sosok yang mau mendengar masukan dan nasihat.

Dia menerapkan dengan memberi kepercayaan kepada bawahannya dan aktif menjalin komunikasi, termasuk Whatsapp. Saat melantik pengurus DPD Golkar di beberapa daerah seperti Kutim, Bontang, Kukar, Rita mengingatkan bahwa Golkar memiliki modal politik yang kuat. “Saya meminta kepada pengurus untuk bekerja lebih solid. Dukungan mereka adalah modal dan aset politik yang kuat,” Rita menerangkan.

Hingga saat ini, dia masih enggan memberitahu sosok pendampingnya di Pilgub Kaltim. Namun, dia menggambarkan sosok wakilnya nanti adalah seorang laki-laki pekerja keras dan usianya lebih tua dibanding dirinya.

“Saya sadar Kaltim sedang defisit, tidak begitu ‘seksi’ hari ini menjadi gubernur. Saya menginginkan Kaltim tidak lagi bergantung pada sektor sumber daya alam tak terbarukan, seperti tambang dan migas. Kita harus berpikir transformasi ekonomi dari sumber daya alam tak terbarukan menjadi terbarukan. Untuk itulah, harus ada sinergi dan kebersamaan kuat antara pemerintah Kaltim dan pusat,” harap perempuan yang dianugerahi penghargaan Lencana Melati bersama 38 tokoh lainnya yang berkontribusi besar terhadap pengembangan dan kemajuan Pramuka Indonesia ini menutup pembicaraan dengan Women’s Obsession. Elly Simanjuntak/Silvy Riana Putri l Fikar Azmy

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession Edisi Juni 2017

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here