Runner Moms Community | Terus Berlari Hingga Tua

Kebulatan tekad untuk menikmati hidup sehat di usia senja salah satu yang mendorong para ibu untuk disiplin dan konsisten dalam berlari.

 

community 3

Bermula dari acara kumpul atau arisan para ibu di sekolah, itulah awal terbentuknya Runner Moms Community (RMC) yang berdiri sejak 2015. “Anggota RMC adalah para ibu POMG SMA LabSchool Kebayoran. Jumlah anggota saat ini mencapai 60 orang dengan rentang usia 40 hingga 55 tahun. Ada juga wali murid yang anaknya sudah lulus, tapi tetap setia bergabung. Selain itu, kami juga ‘tercambuk’ ketika melihat teman yang sakit saat itu. Terbukti jelas bahwa menjaga kesehatan sangatlah mudah, bahkan tanpa perlu biaya. Dibandingkan mengobati penyakit yang membutuhkan biaya dan perhatian cukup tinggi,” ungkap Shabrina selaku ketua RMC baru.

 

RMC bertemu setiap hari Selasa di lokasi yang berbeda-beda untuk variasi suasana. Di antaranya Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Bukit Golf Pondok Indah, ataupun Ragunan. Selain lari, adapula olahraga lain sebagai alternatif untuk para anggota. “Di sini, kami juga diberikan pilihan olahraga, seperti jalan kaki, yoga, renang, dan line dance. Jadi, kegiatan lari bisa diselingi olahraga lain yang sama menyenangkannya,” sambung Medias mantan ketua sekaligus pendiri RMC.

 

 

community

Mengingat anggota komunitas adalah para ibu, menarik untuk ditelisik resep mereka bisa tekun berlari di tengah kesibukan karier maupun keluarga. Sama halnya dengan menjalankan bisnis atau memimpin perusahaan, nilai kedisiplinan dan konsistensi menjadi pegangan mereka. “Godaan malas itu bisa datang kapan saja. Entah karena lelah mengurusi pekerjaan, keluarga, ataupun ada acara kangen-kangenan dengan sahabat. Namun, saya merasakan sendiri manfaatnya bergabung dengan suatu komunitas. Jadi, timbul keterikatan dan termotivasi melihat teman-teman lain yang bersemangat.  Tumbuh pula jiwa kompetensi yang sehat untuk terus memperpanjang jarak tempuh lari,” tutur Medias.

 

Terbukti kedisiplinan dan konsistensi telah membawa Medias dan Shinta–anggota RMC–ikut dalam Berlin Marathon di 2016 lalu. Mereka mampu menyelesaikan lari sepanjang 42 km tanpa henti. Prestasi ini tentu semakin menyakinkan diri maupun teman-teman lain bahwa usia senja bukanlah halangan untuk berhenti berolahraga. Dengan persiapan dan tahapan yang tepat dapat menghasilkan upaya optimal. Silvy Riana Putri | Sutanto

 

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession Januari 2017

 

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here