SKYE | Delicacy Over The Top

Sebelum marak bermunculan restoran dengan sentuhan arsitektur beratapkan langit, Skye telah lebih dulu mempelopori dan eksis hingga saat ini.

Suasana interior restoran yang berlokasi di lantai 56 Menara BCA ini adalah salah satu tempat makan yang memikat hati penikmat kuliner untuk datang kembali, termasuk kami.

Kunjungan kali ini berbeda, karena bersantap malam dengan para tim Ismaya Group dan Chef Executive Hamish Lindsay. Senja memang awalan yang tepat untuk merajut memori citarasa di Skye.

 

 

Mengusung tema Lifestyle Resort in The Sky, restoran berkapasitas 185 tamu ini kian berwarna dengan tangan dingin Chef Hamish Lindsay yang juga ditunjuk sebagai Chef Executive untuk lifestyle di Ismaya Group.

Hamish terbuka berkisah tentang beberapa perubahan yang dilakukannya untuk memperkaya kelezatan citarasa hidangan di Skye. Salah satu yang dilakukannya adalah arah hidangan Skye kini lebih menonjolkan citarasa Italia dan Asia.

Dia pun tak menutup mata untuk mempertahankan sajian lama yang tetap difavoritkan para tamu.

Steak masih menjadi primadona hidangan. Dia pun berbagi salah satu rahasia agar mendapatkan panggangan terbaik, sekaligus menjaga kelembapan sari dan tekstur daging, yaitu penggunaan arang batok kelapa.

 

Hidangan pembuka malam itu merupakan favorit kebanyakan tamu, termasuk kami. Yaitu Crispy Beef Tataki. Tekstur renyah dan citarasa pedas yang malu-malu mampu membangkitkan selera makan.

Kemudian, kami mendapatkan privilege yang pertama kali mencoba menu baru Master Kobe Wagyu Sirloin.

Panggangan daging sapi terbaik asal Australia itu benar-benar memanjakan lidah. Tanpa banyak bumbu dan hiasan, 10 potong daging medium rare habis disantap dalam sekejap. Kami lebih menikmatinya secara polos, karena daging wagyu 9 tersebut sudah menyajikan citarasa beragam.

Di ujung meja, Manjari Dome stand out dengan tampilan dan kilau warnanya. Kubah cokelat dengan baluran kemilau emas di sekelilingnya sangat menari di dalam mulut.

Citarasa cokelat, biskuit cokelat, berpadu dengan raspberry, dan cokelat putih memang layak ditunggu di akhir jamuan. Rasanya menenangkan dan menyegarkan.

Usai itu, kami menyesap wine putih yang menghangatkan indahnya langit malam Jakarta usai diguyur hujan. Sungguh menjadi malam yang tak terlupakan untuk kami semua.

 

 

One Nite with Chef Hamish Lindsay

Asal: Auckland, Selandia Baru

Bergabung ke Syke: Oktober 2013-hingga saat ini

Hidangan favorit: Pork Ribs

Restoran mancanegara terbaik selain Skye: Bestia, Los Angeles

Kriteria restoran Terbaik: Tempat yang menawarkan pengalaman secara utuh. Dari segi makanan,minuman, pelayanan, musik, pemandangan, dan interior.

Kunci untuk memasak terbaik, selain didukung bahan, bumbu, dan teknik memasak terbaik: Hindari memasak ketika dalam kondisi marah atau tidak mood. Rasa itu akan mengacaukan semuanya dan berdampak kepada kenikmatan para tamu.  Silvy Riana Putri | Fikar Azmy & Dok. Skye

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi September 2017

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here