Srikandi Pendidikan | Rita Widyasari Bupati Kutai Kartanegara

Tingkatkan Kualitas Insan Pendidikan

Dia ingin memberikan sarana pendidikan yang baik, karena berharap Kukar bisa menjadi menjadi pusat pendidikan di Kaltim, bahkan nasional, serta menjadi destinasi pariwisata ke depannya.

Salah satu gerbang menuju kesejahteraan adalah lewat pendidikan. Rita menginginkan Kukar menjadi pusat pendidikan di Kaltim, bahkan nasional. Agar pendidikan berjalan dengan baik, profesi seorang guru harus diperhatikan, demikianlah pendapat Bupati Kukar tersebut.

Dia berharap guru dihargai, karena kita tidak akan mungkin berhasil tanpa guru. Itulah sebabnya, penting untuk meningkatkan kualitas guru, demi menjadikan anak-anak didik sukses di masa mendatang.

Dalam visinya meningkatkan pendidikan di Kukar, pembangunan sekolah-sekolah pun menjadi salah satu target pencapaiannya. “Tapi, dengan banyaknya sekolah sarana dan prasarananya jadi tidak maksimal, guru-gurunya tak ada yang mau mengajar di daerah terpencil. Saya kemudian melakukan gerakan pemberian insentif untuk guru yang mau mengajar di daerah terpencil. Syukurlah, akhirnya strategi ini bisa berjalan dengan lancar,” komentar Rita.

Tak sampai di situ, semua guru pun diberikan laptop. Bahkan, bagi yang belum mendapatkan rumah dia pun berusaha memperjuangkan untuk mendapatkannya.

Ibu tiga anak ini juga telah menggagas untuk membuat program ‘Satu Guru Satu Rumah’. Program tersebut dibuat mengingat saat ini masih banyak guru di Kukar, yaitu hampir tujuh ribuan guru belum mempunyai rumah.

“Tahun lalu ada 10.000 rumah disediakan bagi guru yang belum memiliki tempat tinggal. Saya bekerjasama dengan PGRI dan Bank BTN untuk memberikan modal, tapi mereka tetap dipotong gajinya sampai 10 tahun ke depan. Jadi ini lebih berupa pinjaman lunak,” jelasnya.

IMG_20150414_2112121

Selain itu, Rita juga telah mempersiapkan program Rp100 juta untuk setiap sekolah, yang nantinya akan dilaporkan pertanggungjawaban setiap kepala sekolah untuk apa saja dana tersebut digunakan. Bantuan tersebut untuk membantu sekolah memperbaiki berbagai fasilitas sekolah, seperti toilet, ruang belajar dan taman sehingga layak untuk siswa-siswi belajar di sekolah,” ujar  Rita.

Upaya peningkatan kualitas guru juga dilakukan Rita dengan menggandeng Cambridge University untuk melatih 13.000 orang termasuk guru dan murid.

Dia memaparkan, “Sekarang ini kami sudah melakukan assesment untuk guru maupun murid dan memang, ketika dites kapasitas guru kami hanya tujuh orang yang memiliki standar bahasa Inggris cukup. Sehingga memang diperlukan formula yang berbeda dan orang-orang Cambridge sudah beberapa kali datang ke Kukar memantau apa yang diperlukan di sana.”

Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris bagi para guru dan anak murid di Kukar sangat penting. Dia ingin memberikan pendidikan yang baik, karena berharap Kukar bisa menjadi destinasi pariwisata ke depannya. Angie Diyya | Fikar Azmy & Dok. Pribadi

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Mei 2016

 

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here