Peraduan Surgawi Dunia

 

pantai(102)

 

Tanjung Lesung menjadi destinasi primadona di Pulau Jawa, lebih tepatnya Pandeglang. Lokasi liburan ini sudah tak asing lagi bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Terlebih lagi, wilayah seluas 1500 hektar ini telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus oleh Kementrian Pariwisata. Label tersebut kian mendorong infrastruktur dan kemudahan perizinan satu atap untuk terus berkembang. Nuansa hijau pepohonan berpadu birunya laut menyempurnakan peraduan surgawi ciptaan Tuhan. Panorama alam yang elok terawat dengan baik sebagai wujud terima kasih masyarakat akan keindahannya.  

 

 

03. 4. jetsky. 09tanjung lesung club

 

 

Destinasi Air

Salah satu kegiatan yang mesti dicoba adalah sailing atau berlayar di Tanjung Lesung. Di Indonesia, kelas belajar sailing baru bisa dijumpai di Tanjung Lesung dan Bali. David Bayliss asal Inggris, pemilik Tanjung Lesung Sailing Club, mengaku jatuh cinta dengan keindahan dan ketenangan Pantai Tanjung Lesung. Dia memutuskan membuka klub dan menghabiskan hari-harinya di kawasan tersebut. Klub menyediakan instruktur untuk mendampingi sekaligus mengajarkan teknik berlayar. Untuk kegiatan tersebut, harga yang dibayar relatif terjangkau sesuai dengan jenis kapal yang digunakan, yaitu mulai dari Rp75 ribu hingga Rp300 ribu/jam. Banana Boat atau Glass Bottom Boat juga menarik untuk dijelajahi sensasinya. Pemandangan bawah laut bisa dinikmati lewat glass bottom boat. Petualangan dengan ketegangan bisa dilakukan dengan banana boat. Glass Bottom Boat Trip dan Banana Boat Trip ditawarkan dengan harga Rp110 ribu/orang.

 

 

 

 

Destinasi Darat

Bagi yang ingin tetap berolahraga santai, bersepada di sepanjang bibir pantai terasa semakin mengasyikkan. Harga sewa Rp40 ribu/jam untuk sepeda tunggal dan Rp60 ribu/jam untuk sepeda tandem. Bagi pencinta golf, padang rumput memanjang siap dipakai untuk olahraga tersebut. Saat ini, tengah dibangun lapangan golf 18 hole di tepi pantai, berikut danau buatan. Selain itu, Tanjung Lesung juga tengah merintis agro wisata Salak Birus di Kampung atau desa yang sama, Kecamatan Panimbang, Pandegelang. Total luas wisata agro yang tengah dikembangkan sekitar 8000 m2. Cita rasa salak mungil ini manis, sekaligus renyah. Silvy Riana Putri | Foto: Dok. Tanjung Lesung Resor & Istimewa

 

IMG-20160504-WA0021

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi Juni 2016

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here