Trend Terbaru dari Euroluce 2015 Terpesona Kilauan Aneka Lampu

Atelier Oï mempersembahkan lampu bak rok  bergoyang bertema  ‘Les Danseuse’ untuk Artemide yang terinpirasi dari tarian Flamenco.

 Tak sekadar mencahayai ruangan, lampu memiliki aneka fungsi dan statement tersendiri bagi para pemakaianya. High-end style berpadu teknologi teranyar selalu memberikan semangat dan spirit baru.  Baik itu di rumah, kantor, ruangan milik publik maupun gedung-gedung khusus, jika diterangi dan diperindah lampu tertentu akan tampil beda dan membuat orang di sekitarnya betah tinggal berlama-lama. Seperti beragam koleksi lampu unik di ajang Euroluce 2015 yang berlangsung dalam kemeriahan Milan Design Week 2015 (Salone del Mobile 2015) beberapa waktu lalu.

38

Para pengunjung tampak ‘terhipnotis’ dengan  pesona aneka trend lampu yang ditawarkan para peserta pameran. Desain unik dengan pendar cahaya berseni berkat teknologi terkini—termasuk LED bulb–berhasil menarik perhatian banyak orang. Seperti koleksi lampu dari Deligtfull, Manooi, Danese, Arturo Alvarez, Foscarini, Kushi, Lasvit, Slamp, Artemide, Flos, LZF, Vibia, maupun Bocci. Flos sendiri bekerjasama dengan berbagai desainer kondang seperti Philippe Starck, Jasper Morrison, Michael Anastassiades, dan Bouroullec Brothers. Ditampilkan juga aneka bohlam terbaru karya desainer dari Buster + Punch yang berbasis di London.

Design dealers terkenal asal Milan, Nina Yashar pun tak kalah bersemangat sampai bersedia membuka gudang galerinya Nilufar di Via della Spiga untuk pertama kalinya,  agar bisa leluasa menampilkan ‘harta karun’ koleksi kontemporernya. Ada sekitar 475 peserta pameran dari Italia dan negara lainnya turut serta dalam ajang Euroluce tersebut dan kebanyakan tak mau kalah memamerkan karya terbaru masing-masing sebagai patokan lighting trend ke depan. Tak hanya mementingkan faktor fungsional, karya unik yang  mengandalkan keindahan bentuk  sebagai panduan lifestyle yang menerangi sebuah ruang baik untuk indoor maupun outdoor menjadi perhatian di sini. Dan tentu saja semuanya sudah melewati proses kurasi yang ketat untuk memenuhi kebutuhan lampu untuk rumah, taman, perkantoran,  event khusus seperti fashion show, sampai rumah sakit maupun butik-butik mewah seluruh dunia.

106

Chandeliers berkelas aneka style dan warna terlihat meramaikan kemeriahan langit-langit beberapa stand, seperti karya spektakuler Marcel Wanders, Fabio Calvi dan Paolo Brambilla. Nuansa pinjaran cahayanya membuat kesan romatis berbeda. Sementara, Atelier Oï mempersembahkan lampu bak rok  bergoyang bertema  ‘Les Danseuse’ untuk Artemide yang terinpirasi dari tarian Flamenco. Lampu tersebut selalu berhasil menyita  perhatian para tamu yang melewatinya.  

71

Begitupun koleksi dari stand Delightfull yang besar turut menyajikan lampu-lampu unik menggantung indah di berbagai posisi bersama koleksi furniture terbaru Essentials berupa sideboard, meja, kursi, sofa, sepeda, dan lainnya. Desain yang tidak biasa juga tampak pada kreasi Vibia dengan tema Curtain is a Ceiling Light, seolah memberikan ide baru segar untuk pilihan alternatif ruangan jadi kian menarik.  Lalu, nuansa gaya kumpulan bulatan aneka warna yang elegan dari Bocci bisa menjadi ide menarik sebagai pengganti lampu ruangan kita yang sudah ketinggalan zaman. Dan lampu meja koleksi Flos  tampak mampu menyederhanakan ruangan maupun memberi efek simple menawan. Sementara, Fascorini lebih menyukai mengajak para pengunjung untuk bermain-main dengan aneka lampu dan kaca lewat Tunnel fo Light di pintu masuk. Terinpirasi dari jelly fish dan wire shapes yang memberikan efek ilusi saat  memasukinya. Anda siap untuk me-make up ruangan rumah lewat lampu-lampu menawan ini..?  (Elly Simanjuntak) Foto: Dok. Salone del Mobile Milano 2015

 

 

 

 

 

 

 

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here