Vertical Gardening, Solusi Indah di Lahan Sempit

vertikal-garden4Rumah yang asri dikatakan sebagai rumah yang menciptakan suasana sehat bagi penghuninya, baik fisik maupun mental. Sebab, rumah yang nyaman bisa memberikan efek psikologis atau mental yang baik bagi penghuninya. Dalam hal ini, faktor yang dapat mendukung untuk terciptanya rumah sehat adalah lingkungan sekitar rumah itu sendiri, termasuk ruang luar / halaman yang beradadi sekitar rumah. Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang dapat membuat rumah terbuka dan mengundang elemen- elemen positif alam untuk mengisi setiap ruangan, baik udara maupun sinar alami.

Namun untuk rumah yang memiliki halaman rumah yang relatif sempit, menjadi tantangan tersendiri untuk mengolah dan menciptakan halaman sempit yang mampu menampung kebutuhan aktivitas ruang luar dan aspek estetis dari sebuah taman / penghijauan. Setiap sudut halaman haruslah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar kesan lega dan nyaman dapat tetap tercipta pada sebagai halaman rumah yang fungsional dan tetap asri.

Taman vertikal hadir sebagai elemen-elemen penghijauan yang digabungkan dan merupakan pencampuran beberapa jenis tanaman yang dipadukan dan membentuk sebuah panel dinding yang memberikan nilai estetis bagi suatu bangunan. Pada awalnya, taman vertikal ini banyak dipromosikan pada bangunan umum / komersil, namun ternyata kehadiran taman vertikal ini dapat menjadi salah satu solusi mensiasati halaman rumah yang sempit, namun tetap mampu memunculkan unsur hijau sebagai salah satu faktor pene.tu keasrian dan kenyamanan taman pada sebuah rumah tinggal.

Crystal-Symphony-living-walTerdapat 2 jenis taman vertikal, yaitu green facades dan living walls. Green facades menggunakan tanaman rambat sebagai media utama penghijauan, dan dibiarkan tumbuh merambat pada suatu bidang dinding. Taman vertikal jenis ini lebih sederhana, baik dalam proses pembuatan maupun kesan yang dihasilkan. Jenis taman vertikal ini sangat banyak digunakan sebagai salah satu elemen hijau yang menyatu dengan kebanyakan bangunan yang memiliki desain yang relatif ‘bersih’, dalam pengertian tidak banyak menggunakan elemen ornamen arsitektural, atau yang lebih sering disebut ‘minimalis.’

Jenis kedua, living walls, merupakan jenis taman vertikal yang terdiri dari dinding yang diberikan media tanam untuk tempat tanaman dapat berdiri dan tumbuh secara vertikal (90 derajat). Biasanya jenis taman ini membutuhkan persiapan dan komponen-komponen penyusun yang lebih detail, seperti rangka (frame) media tanam, kantung-kantung berisi media tanam, serta sistem irigasi / pemupukan (bila diperlukan). Uniknya, living walls dapat diatur sesuai dengan keinginan pemilik, baik pola tanaman yang akan ditanam pada dinding, maupun jenis-jenis tanaman yang ingin ditanam pada taman vertikal ini.

vertical-garden6Secara umum, taman vertikal memiliki banyak manfaat, antara lain menciptakan taman yang asri pada lahan yang terbatas, menahan panas dari luar bangunan, mengurangi tingkat kebisingan suara, mengurangi polusi udara, menangkap partikel-partikel kotoran, mengurangi efek tampias hujan, serta meningkatkan suplai oksigen bagi rumah itu sendiri.

Saat ini sudah menjadi mudah untuk menemukan tempat-tempat yang menyediakan jasa pembuatan taman ini, namun dengan sedikit kreativitas dan ide, setiap penghuni rumah dapat membuat sendiri taman vertikal ini. Misalnya, dengan menggunakan botol-botol minum plastik bekas, dapat dimodifikasi menjadi pot-pot yang digantung menjadi media tanam bagi tanaman secara vertikal. Contoh lain adalah dengan menggunakan bata merah, dimana posisi bata dipasang secara vertikal dan diagonal, dan membentuk lubang-lubang kecil yang membuka ke atas dan dapat digunakan sebagai tempat meletakkan media tanam.

vertical-garden-plansBerikut ini merupakan tips untuk membuat taman vertikal jenis living walls. Untuk dapat membuat sendiri taman vertikal pada lahan rumah, tentulah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah selain desain yang diinginkan, juga harus dipertimbangkan kekuatan struktur dinding. Hal ini karena tanaman pada taman vertikal nantinya akan dipasang ke dinding. Agar dinding tidak mengalami kerusakan akibat lembab, terlebih dahulu dinding tersebut perlu diberi lapisan anti bocor / water proofing.

Setelah dinding siap, langkah selanjutnya adalah membuat rangka dengan modul kotak-kot!k dari bahan besi yang telah diberi pelapis antikarat. Rangka dipasang ke dinding dengan jarak kira-kira 8- hingga 12 cm. Pengisian dengan tanaman tidak secara langsung diaplikasikan ke bidang vertikal,  tetapi ditanam dahulu di bidang datar yaitu pada permukaan papan kayu yang diisi dengan media tanam dan dilapisi dengan kawat nyamuk.Tahap penanaman tumbuhan yang akan dipakai dapat mulai dilakukan kira-kira tiga bulan sebelumnya. Tanaman dibiarkan tumbuh di bidang datar terlebih dahulu, kemudian dimiringkan sekitar 45 derajat. Kemudian, tanaman dapat mulai disusun pada rangka sesuai pola yang diinginkan sebelum dipasang pada bidang vertikal yang telah disiapkan.

Taman vertikal dapat menjadi alternatif pilihan untuk menciptakan ruang hijau yang asri dan indah pada halaman rumah yang sempit sekalipun, dan hal ini tidak terbatas kepada pilihan yang ada pada mereka yang dapat membuatnya. Ide dan kreativitas anda tentu dapat menciptakan sendiri solusi tersendiri untuk menyediakan ruang hijau pada halaman yang sempit sesuai dengan keinginan anda. Selamat mencoba!

Sumber: www.membangunbersama.com

Share artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here