Ekspresi Pengembara Bersama Alam

Bagi para pelukis inspirasi bisa datang di mana pun dan dalam bentuk apa saja. Salah satu ide bisa terpantik dari kondisi alam dalam bahasa lukisan abstrak maupun realis. Kali ini, pameran Wanderlust, From Caspar David Friedrich to Auguste Renoir menampilkan karya yang mengawinkan antara suasana alam dan pengembara. Tersebut di eksibisi ini nama perupa dunia seperti Caspar David Friedrich, Carl Blechen, Karl Friedrich Schinkel, Johan Christian Dahl, Richard Wilson, dan Gustave Courbet. Termasuk juga Iwan Kramskoi, Ferdinand Hodler, Auguste Renoir, Emil Nolde, dan Ernst Barlach. Pameran ini berlangsung sejak 10 Mei–16 September 2018 di Alte Nationalgalerie, Berlin.

Salah satu lukisan yang menjadi ikon tema tersebut ialah ‘Wanderer above the Sea of Fog’ karya Caspar David Friedrich. Menggambarkan seorang pria berambut pirang yang mengenakan pakaian serba hitam. Dia tengah menghadap ke pegunungan sembari memegang sebuah tongkat. Di hadapannya terhampar keindahan pegunungan yang hampir tertutup kabut dikemas warna keabu-abuan. Ada pula pepohonan yang terlihat kecil berdampingan bebatuan berwarna kecokelatan yang tampak seperti karang. Gurat-gurat putih memperkuat kesan kabut tebal yang ada di sana.

Jika ‘Wanderer above the Sea of Fog’ tampil misterius dengan penggunaan warna gelap, ‘The Meeting or Bonjour Monsieur Courbe’ karya Gustave Courbet tampil lebih atraktif. Menggambarkan pertemuan tiga pria dewasa di sebuah ladang, lukisan ini menggunakan rona cerah. Dibahasakan lewat penggunaan warna-warna lembut, citra pepohonan dan ladang khas pedesaan terlihat menyejukkan.

Gagahnya pegunungan es pun tidak kalah menarik di tangan Karl Eduard Biermann. Lukisan berjudul ‘Wetterhorn Mountain’ menggambarkan keindahan pemandangan gunung es. Salju yang menutupi sebagian besar tubuh gunung dan gumpalan awan di sisi kiri kanan menguatkan kemegahan dinginnya hawa. Ditambah pula, hutan pinus di kaki gunung yang dikemas dengan warna gelap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here