Seni Lukis Pasir Lee Mingwei

Sempat menyambangi Tanah Air akhir tahun lalu, Lee Mingwei kembali menampilkan karya-karyanya yang luar biasa di hadapan masyarakat Indonesia. Ditampilkan di Museum Macan di awal tahun 2019, seniman asal Taiwan/Amerika ini memamerkan kepiawaiannya membuat pasir menjadi karya lukis yang indah di hadapan para pengunjung.

Bertajuk “Guernica in Sand”, Lee Mingwei mengajak pengunjung terlibat langsung dalam proses pembuatan karyanya kali ini. Mengutip dari laman resmi Museum Macan, nantinya para pengunjung akan diajak untuk berjalan di atas pasir demi menciptakan guratan yang alami. Baik sang seniman maupun para pengunjung akan menjadi bagian dari proses penciptaan, sekaligus penghancuran visual yang berlangsung secara simultan.

Menggunakan pasir yang terhampar di lantai dengan alas hitam, dia menampilkan pertunjukan tersebut sejak tengah hari dan berakhir pada saat senja. Saat matahari terbenam, setelah pengunjung terakhir berjalan di atas pasir, Lee dan tiga orang penampil menyapu beberapa bagian danmenciptakan gurat, garis, dan visual yang indah. Setelahnya, mereka akan membiarkannya dalam kondisi tersebut sampai akhir pameran.

Di sisi lain ruang pameran, Lee juga menampilkan karya yang berjudul ‘Seven Stories’ yang akan berlangsung hingga 10 Maret 2019. Karyanya tersebut menampilkan visual yang tidak kalah menakjubkan. Menggunakan lantai sebagai media, karyanya dihiasi dengan warna-warna alam yang dominan.

Tidak hanya itu, seniman yang dikenal interaktif dengan pengunjung ini juga menyediakan instalasi bertajuk ‘The Letter Writing Project’ berupa ruang kosong dengan satu buah meja. Di instalasi tersebut, pengunjung bisa menulis surat dan menuangkan perasaannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here