Things You Should Know Abot: Hair Extension

Hair extension atau proses penyambungan rambut telah dikenal sejak bertahun-tahun yang lalu. Mendapatkan rambut panjang secara instan sering kali menjadi pilihan beberapa wanita yang memiliki rambut tipis atau sukar memanjangkan rambut secara alami.

Sayangnya ada beberapa dampak buruk yang harus ditanggung saat memutuskan melakukan hair extension. Berikut beberapa hal tentang hair extension yang berhasil dirangkum Women’s Obsession.

  • Sebuah tengkorak ditemukan arkeolog di Tell el-Amarna, Mesir, dalam keadaan mengenakan tujuh puluh lembar hair extension. Tengkorak ini diperkirakan berusia 3300 tahun.
  • Hair extension marak digunakan di era Queen Victoria dari rambut palsu yang dijual di Perancis pada tahun 1871. Pada masa tersebut, hair extension hanya dikenakan oleh orang yang sangat kaya.
  • Di wilayah Asia Tenggara, hair extension mulai berkembang pada abad ke-19.
  • Meski sama-sama bisa memanjangkan rambut secara instan, hair extension berbeda dengan hair clip. Penggunaan hair clip dianggap lebih mudah, karena bisa dilakukan sendiri tanpa perlu ke salon.

Baca juga:

Things You Should Know About : Mitos dan Fakta Seputar Metabolisme

Things You Should Know About: Saraf Kejepit

  • Salah satu aturan merawat hair extension adalah menghindari keramas menggunakan air hangat, karena bisa merusak lem pada sambungannya.
  • Setiap tiga bulan sekali, para pengguna hair extension harus melakukan perawatan dengan menaikkan kembali rambut sambungan yang digunakan. Sebab idealnya sambungan hanya berjarak 1 cm dari kulit kepala, sementara setiap tiga bulan rambut akan tumbuh dan membuat sambungannya turun.
  • Berat hair extension akan membebani rambut asli dan menyebabkan kerontokan mulai dari ringan hingga parah. Kerontokan juga sering terjadi saat rambut asli dan hair extension di warnai, karena kekuatan pada rambut asli tentunya akan semakin berkurang.

Indah Kurniasih │ Foto: Istimewa

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan majalah cetak dan digital Women’s Obsession edisi Februari 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here