Kaleidoskop Festival Terbaik Dunia

Sepanjang tahun 2018, beragam festivalfestival unik telah berlangsung di seluruh dunia. Jika di awal kemunculannya festival menjadi satu upacara yang kental akan nuansa sakral, kini festival juga telah menjadi bagian promosi wisata daerah-daerah di dunia. Tidak hanya menampilkan suasana tradisional, festival juga kerap disangkutpautkan pada tragedi di masa lampau.

Selain itu, peringatan dan penghormatan pada leluhur juga menjadi latar belakang berlangsungnya festival-festival di dunia. Di bawah ini adalah beberapa festival terbaik di seluruh dunia sepanjang tahun 2018 versi Womens Obsession.

Rose Parade (Los Angeles)

Berlangsung tanggal satu Januari setiap tahunnya, festival yang satu ini selalu melibatkan banyak bunga beraneka warna. Pawai biasanya akan dimulai pada pukul 08.00 PST di Pasadena, California, AS. Selain bagi warga setempat, ratusan orang dari seluruh dunia kerap menjadi saksi acara pawai bunga yang satu ini.

Tidak hanya menjadi festival hiburan semata, festival tersebut juga menjadi tradisi khas menyambut Tahun Baru yang ikonik. Para pengunjung akan menyaksikan keindahan bungabunga hias, dengan marching band, dan penunggang kuda yang akan berparade di rute sepanjang jarak lima setengah mil di Colorado Boulevard.

Holi Festival (India)

Dipenuhi taburan tepung aneka warna, Festival Holi dipercaya memiliki makna yang mendalam akan warna-warni yang terlibat. Sebut saja merah untuk kehidupan, kuning untuk kemakmuran, hijau untuk kesuburan, dan biru untuk cinta atau perdamaian. Berlokasi di Delhi, Mumbai, Udaipur, Shantiniketan dan kota-kota lain di India, festival ini digelar untuk merayakan kemenangan atas kalahnya roh jahat bernama Holika.

Perhelatan yang berlangsung pada awal hingga pertengahan bulan Maret ini juga dikenal dengan nama Festival of Colours atau Festival of Love. Malam sebelum perayaan Festival Holi, masyarakat akan menyalakan api unggun Holika di kediaman masing-masing. Keesokan harinya, mereka akan saling melemparkan tepung satu sama lain.

Dia de Los Muertos (Meksiko)

Perayaan Dia de Los Muertos sebenarnya menjadi salah satu perayaan kematian terbesar di dunia. Berlangsung pada awal November, masyarakat di beberapa negara, seperti Meksiko, Spanyol, Amerika Serikat, serta beberapa negara Amerika Latin akan mengenakan kostum layaknya hantu. Hampir serupa dengan Haloween, festival ini digelar untuk mengenang para
leluhur dan sanak saudara yang telah tiada.

Menurut kepercayaan yang beredar, para arwah akan kembali ke dunia pada tanggal 1 dan 2 November. Merayakan Dia de Los Muertos, rumah-rumah di sana dihias sedemikian rupa, makanan-makanan khas juga akan tersedia di meja makan. Jalan utama juga semarak dengan parade yang digelar sangat meriah. Tidak hanya itu, area pemakaman pun akan ramai pada malam hari, karena sanak saudara yang mengunjungi pekuburan tersebut.

Loy Krathong & Yi Peng (Thailand)

Festival Loy Krathong dan Festival Yi Peng merupakan dua festival berbeda yang berlangsung bersamaan, yakni pada setiap akhir bulan November. Festival Loy Krathong sendiri merupakan upacara keagamaan untuk menghormati Roh Air. Pada pelaksanaannya masyarakat akan membuat sebuah mangkuk seperti mahkota yang bisa mengapung untuk dilepaskan ke sungai, dan diberikan lilin yang menyala di atasnya. Krathong ini biasanya terbuat dari daun pisang dan ditaburi bunga. Sementara Yi Peng adalah prosesi pelepasan lampion ke udara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here