#DengarYangMuda Membicarakan UMKM

#DengarYangMuda Membicarakan UMKM

Pemerintah sejak 2014 berusaha mengatasi tiga permasalahan utama yang dihadapi sektor UMKM, yakni kurangnya permodalan, tingginya pajak, dan sulitnya perizinan. Pada gelar wicara UKMSmackQueenTerdepan hadir Aji Hogantara selaku Merchant Marketing Manager BliBli, Shelly, founder Salaku, serta Darren Christopher dari EverHaus Capital. Acara dibuka Diaz Hendropriyono, penggagas gerakan #DengarYangMuda, penyelenggara kegiatan tersebut. Dia mengatakan bahwa forum ini merupakan salah satu cara untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan-kebijakan pemerintah dan dampaknya terhadap para pemuda.

Bertempat di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, diskusi yang dipandu oleh Amelia Yachya itu berlangsung hangat. Keberpihakan pemerintah terhadap UMKM ditunjukkan dengan dukungan yang diberikan beberapa kementerian. Di antaranya dengan menggulirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan menjadi salah satu solusi memecahkan masalah permodalan. Pajak UMKM juga diturunkan dari 1% menjadi 0,5%. Selain itu, dirintis pula sistem Online Single Submission (OSS) sehingga pelaku UMKM dapat mengurus seluruh perizinan secara online.

Hadir sebagai pembicara Aji Hogantara selaku Merchant Marketing Manager BliBli, Shelly, founder Salaku, serta Darren Christopher dari EverHaus Capital.

Blibli.com sebagai salah satu marketplace di Indonesia sejak 2016 telah mengadakan kompetisi creativepreneur bertajuk Top 20 The Big Start Indonesia. Program menyasar para pelaku UMKM, seperti Selly, pemegang brand Salaku, yang menjadi finalis Top 20 The Big Start Indonesia Season 3. Sementara Darren berbagi cerita tentang proses untuk mengajukan investasi bagi UMKM untuk membesarkan usaha mereka. Dari sektor pemerintahan ada BUMN seperti PT Pemodalan Nasional Madani (PNM). Perusahaan ini meluncurkan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang khusus menyasar ibu-ibu dari golongan keluarga prasejahtera. Menurut Sekretaris Perusahaan PT PNM, Errinto Pardede, Mekaar telah mencapai target dengan membantu lebih dari 4 juta ibu-ibu sepanjang 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here