Gigi Sehat Masa Depan Cemerlang

Senyum sehat cerahkan masa depan anak Indonesia

Hasil survei global yang dilakukan Pepsodent pada 2018 memaparkan dampak yang lebih luas dari kesehatan mulut pada kehidupan anak-anak. Potensi akademis serta rasa percaya diri mereka sebagai bekal di masa depan adalah salah satunya. Survei dilakukan di delapan negara, yaitu Chili, Mesir, Prancis, Italia, Indonesia, Amerika Serikat, Ghana dan Vietnam. Survei ini melibatkan 4.904 anak berusia 6-17 tahun beserta orangtua mereka, dan di Indonesia sendiri survei dilakukan pada 506 anak.

Hasilnya, banyak anak Indonesia mengalami keluhan sakit gigi selama satu tahun terakhir. Sekitar 41% dari mereka menyatakan bahwa intensitas rasa sakitnya mencapai tingkat sedang hingga berat. Masalah ini menyebabkan mereka menemui banyak kesulitan di sekolah, baik dalam meraih prestasi akademis maupun bersosialisasi. Mengambil tema ’Senyum Sehat Cerahkan Masa Depan Anak Indonesia’, Pepsodent berusaha mengajak masyarakat untuk merawat kesehatan gigi. Dalam rangka  dengan menyikat gigi pada pagi dan malam hari. Serta tak lupa memeriksakan diri ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Siswa SD Negeri Gunung 01, Jakarta Selatan, merayakan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut 2019

Masalah Besar Kesehatan Gigi dan Mulut

Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM selaku Ketua PB PDGI menjelaskan kalau saat ini, secara nyata gigi berlubang masih menjadi masalah besar bagi kesehatan gigi dan mulut anak Indonesia. Edukasi untuk menjaga kondisi kesehatan gigi masih harus terus digalakkan. Acara peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2019 hari ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan school program yang akan dilakukan PDGI bersama Pepsodent melibatkan kurang lebih 1.500 dokter gigi serta 50 PDGI cabang di sekolah-sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. “Hal ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah menuju Indonesia Bebas Karies 2030,” tuturnya.

Talkshow yang merupakan rangkaian dari acara Hari Peringatan Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2019

Ayoe Sutomo, seorang psikolog anak dan keluarga, mengatakan bahwa kebiasaan hidup sehat, termasuk merawat kesehatan gigi, merupakan salah satu hal yang mendukung anak untuk memiliki self-esteem yang baik. Dengan kebiasaan ini anak akan mendapatkan feedback positif dari lingkungan yang membuatnya merasa nyaman sehingga ia akan lebih mudah memiliki pandangan atau konsep yang positif terhadap dirinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here