73 Perempuan Tangguh 2018 ǀ Helena Abidin Marketing Director BMW Indonesia

Memasuki periode dua windu berkiprah di BMW Indonesia, Helena tetap menjaga BMW sebagai merek mobil kelas atas. Dia pun menyeimbangkan antara seri futuristik yang terdepan maupun ko leksi andalannya.

Menyebut nama Helena Abidin, memori kita langsung terpaut kepada merek mobil prestisius BMW. Kita ketahui bersama bahwa BMW sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 1976, namun BMW Indonesia baru berdiri tahun 2001. Helena bergabung pada 2002 dan langsung menempati posisi director of corporate communications. Di tahun 2013, dia ditunjuk sebagai marketing director.

Penggantian divisi yang dipimpinnya tentu mengundang tantangan baru bagi penulis buku Angel & Demon: 30 Kisah Inspiratif Sang Pemenang ini. Salah satu tantangan untuk memasarkan BMW dalam era perkembangan masyarakat kelas menengah seperti di Indonesia adalah mengubah persepsi konsumen.

Menurut Helena, terdapat jalinan emosional antara pengguna BMW dengan mobilnya sendiri. Sehingga persepsi untung-rugi ketika jual beli kendaraan, sedikit demi sedikit berubah ke arah penghargaan terhadap nilai desain maupun teknologi. Baru-baru ini contohnya, BMW tampil sebagai official electrifying partner acara We The Fest.

Memperkenalkan mobil listrik plug-in hybrid sebagai solusi mobilitas para kaum urban yang peduli lingkungan. “Kolaborasi dengan We The Fest memiliki misi khusus untuk menjadikan mobil listrik sebagai bagian dari kehidupan kaum muda urban di Indonesia. Pengamatan kami menunjukkan bahwa ethical living atau eco living secara perlahan mulai menjadi bagian dari prinsip hidup konsumen Indonesia.

Sebagai brand yang visioner dan inovatif, kami menghadirkan mobil sport yang progresif BMW i8 dengan desain yang modern, performa tinggi, sekaligus ramah lingkungan sebagai bagian dari misi memperkenalkan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia. Kami percaya kebutuhan mobil-mobil listrik akan terus meningkat ke depannya dan BMW siap menghadirkan aneka model untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia,” jelas Ambassador of Women Build di Habitat for Humanity ini.

Selain mengedepankan kebutuhan mobilitas di masa mendatang, BMW juga setia memasarkan seri andalan yang digemari pencintanya. Seperti seri BMW X3 yang diklaim sebagai pionir di segmen premium medium Sport Activity Vehicle (SAV). Diungkapkan Helena bahwa sepanjang 2017 varian tersebut telah menjadi pendorong pertumbuhan penjualan yang signifikan bagi BMW Group.

Hampir sepertiga dari semua model yang terjual secara global adalah seri BMW X. Bicara soal kualitas produk maupun brand awareness, tentu BMW sudah jauh melewati fase tersebut. Sebagai salah satu direksi dalam jajaran BMW Indonesia, dia dituntut untuk lebih mengeksplorasinya. Saat diminta deksripsi bisnisnya, dia menuturkan faktor penting adalah brand, generosity & connectivity.

Elemen terakhir dibuktikan BMW lewat berbagai program pemberian beasiswa kepada para calon pemimpin muda untuk bersekolah keluar negeri. Bahkan, terdapat beberapa orang yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja langsung di kantor pusat BMW di Munich, Jerman. Silvy Riana Putri | Istimewa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here