73 Perempuan Tangguh 2018 ǀ dr Olivia Ong Founder Jakarta Aesthetic Clinic

Gigih dan pantang menyerah dalam merintis bisnis estetik dari nol, kini Olivia memetik dari perjuangannya selama 10 tahun ini. Klinik yang didirikannya terus dibanjiri pasien, bahkan penghargaan di area Asia Pasifik.

 

Menapak tilas perjalanan karier Olivia, dia merupakan salah satu dokter kecantikan non bedah unggulan di Indonesia. Dia membuka klinik dengan label namanya pada tahun 2008. Treatment yang ditawarkan adalah botulinum toxin (botox), soft tissue filler (filler), kulit, dan pelangsingan tubuh dengan injeksi.

Seiring berjalannya waktu, praktik Olivia bertransformasi dengan nama Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) pada pertengahan 2015. Nama baru juga diikuti dengan penambahan treatment menyeluruh untuk wajah, kulit, tubuh hingga rambut, dengan kelengkapan peralatan teknologi paling muktahir di dunia kedokteran. Pertengahan tahun 2016, Olivia dan tim kembali bertransformasi.

Mereka hijrah ke lokasi klinik baru yang lebih luas di kawasan Gunawarman untuk menyesuaikan kebutuhan lebih dari 5000 pasien. Lulusan Universitas Atma Jaya dan The American Academy of Aesthetic Medicine di Malaysia ini merupakan satu-satunya dokter Indonesia yang pernah mempresentasikan teknik penyuntikan filler pada bagian hidung dan dagu di hadapan dokter se-Asia Pasifik pada ajang International Master Course on Aging Skin Asia 2015.

Di setiap penuturannya, Olivia selalu menekankan membantu pasien untuk hidup yang lebih baik. Komitmen tersebut mendorongnya untuk rutin mengikuti berbagai konferensi internasional bergengsi dan pelatihan tingkat master bersertifikat di berbagai negara seperti Singapura, Korea, Australia, Paris, Monte Carlo, Amerika, hingga Swedia.

“Dalam bekerja, jangan semata berpikir bisnis. Memberikan prosedur ataupun urutan terapi yang aman dan tepat merupakan suatu kewajiban. Setiap pasien memiliki kebutuhan serta penanganan tersendiri baik secara fisik maupun psikologis. Saya harus terus belajar,” jelas dokter yang gemar memasak makanan sehat ini.

Komitmen Olivia beserta timnya banyak diganjar apresiasi dari sejumlah pihak. Pada Golden Record Awards 2018 dari Merz Aesthetics, JAC meraih tiga penghargaan. Yaitu juara satu klinik dengan pasien terbanyak se-Indonesia untuk perawatan ultherapy, juara satu untuk perawatan kombinasi ultherapy dan injeksi, dan juara dua klinik dengan jumlah pasien terbanyak se-Asia Pasifik kategori B untuk jenis perawatan kombinasi tersebut.

Ajang awards ini terbilang bergengsi, karena telah diadakan lebih dari satu dekade dan penyelenggaranya adalah perusahaan farmasi kompeten yang bermarkas di Frankfurt, Jerman. Tahun lalu di ajang yang sama, JAC memenangkan dua penghargaan berkat perawatan ultherapy juga, yakni juara pertama se-Indonesia dan juara kedua di tingkat Asia Pasifik kategori B.

Sehubungan dengan ultherapy, Olivia memaparkan bahwa itu prosedur perawatan pengencangan kulit tanpa pembedahan. Terapi tersebut sudah disertifikasi oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Bentuk perawatannya yaitu menggunakan gelombang micro focus ultrasound yang menyasar langsung kolagen pada struktur kulit. Silvy Riana Putri | Fikar Azmy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here