Yeyen Sidiki | Berpolitik untuk Rakyat Gorontalo   

Anggota DPRD Gorontalo Fraksi Golkar

Tak banyak wanita yang mampu ‘bertarung’ di panggung politik. Selain karena citra panggung politik yang sangat ‘lelaki’, juga kerap dianggap penuh persaingan dan intrik di mata masyarakat. Namun, Yeyen Sidiki membuktikan modalnya adalah bekerja sepenuh hati untuk mensejahtrerakan tanah asalnya.

Ketika ditemui di Swiss-Belhotel Mangga Besar, Jakarta beberapa waktu lalu, Yeyen bercerita, sejak kecil dia memang sudah terbiasa dengan panggung politik, lantaran sang ayah adalah politikus Partai Golkar pada eranya. Yeyen kecil terbiasa melihat pekerjaan sang ayah dan akrab dengan suasana diskusi berbau politik.

Sebelum merintis karier di dunia politik, dia sempat bekerja pada sebuah perusahaan dan membangun bisnis. Wanita kelahiran Gorontalo, 8 Januari 1977 ini, memulai karier politiknya di bawah bendera partai berlambang pohon beringin beberapa tahun silam. Kemudian karier tersebut membawanya terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fraksi Golkar periode 2014 – 2019.

“Sebelumnya saya sudah aktif di kepengurusan Partai Golkar Provinsi Gorontalo.  Alhamdulillah saya kemudian bisa terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo murni suara rakyat. Ini tentunya melalui sebuah perjuangan, saya harus berjuang melewati ini semua sampai akhirnya mendapatkan satu kursi perwakilan dari partai,” terang putri pasangan Karim Sidiki dan Ramlah Komendangi ini.

Dunia politik memang tak mudah, belum lagi citra yang kurang baik di mata masyarakat. Namun, hal itu justru menjadi salah satu motivasi terbesar untuk bisa memberikan yang terbaik bagi negeri. Yeyen ingin membuktikan dalam menunaikan pekerjaan dibutuhkan hati dan jiwa yang benar-benar tulus. Dia mengungkapkan, “bahkan kalau kita setengah-setengah tidak akan terlihat apa yang sudah kita kerjakan jadi kita harus total.”

 

Anggota DPRD Gorontalo Fraksi Golkar

Tak Sekadar Janji Manis

Bukan sekadar janji-janji manis, wanita yang mencintai produk dalam negeri tersebut membuktikan kiprahnya di panggung politik dengan terjun langsung menyerap aspirasi masyarakat, terutama pada saat reses. Istri dari Budiyanto ini juga telah berhasil memperjuangkan perbaikan infrastruktur di daerah-daerah, kesejahteraan di bidang pertanian dan peternakan, hingga memperjuangkan Mahyani (rumah layak huni).

“Masih banyak sekali di Gorontalo yang membutuhkan Mahyani, saya masih terus memperjuangkannya.  Selain itu, ada juga pertanian, peternakan, seperti sapi maupun ayam, dan kapal-kapal untuk di pelosok daerah. Saya selalu berusaha untuk menjalankan amanah, karena pertanggungjawabannya tidak hanya dengan manusia, tetapi hingga ke akhirat nanti,” tutur Ibu dari Dito dan Nindy ini dengan serius.

Untuk ke depan, Yeyen masih memiliki mimpi untuk melenggang di Senayan. Namun, dia mengungkapkan pada 2019 mendatang tetap ingin mengabdi di provinsi. Pertimbangannya adalah masih banyak tugas untuk menciptakan kehidupan masyarakat Gorontalo yang lebih sejahtera.

Karena baginya, kesuksesan itu adalah apabila bisa hidup bermanfaat untuk orang lain. Yeyen juga menaruh harapan untuk partai yang membesarkannya. “Mudah-mudahan 2019 nanti, suara Partai Golkar itu elektabilitasnya naik. Kualitas partai meningkat, dan semakin banyak kursi perwakilan di 2019,” harapnya. Suci Yulianita | Sutanto

 

 

Untuk membaca artikel selengkapnya, dapatkan Women’s Obsession edisi November 2017

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here