Dian Siswarini | CEO XL AXIATA

Dengan pengalaman lebih dari 19 tahun beroperasi di sini, perusahaan tempat Dian bekerja sebagai CEO XL Axiata berhasil menjadi salah satu penyedia layanan seluler untuk data dan telepon yang diperhitungkan di Tanah Air.

Dunia kerja dominan dengan para lelaki, kini semakin menjadi tantangan menarik bagi kaum perempuan untuk digeluti. Begitupun dengan seorang Dian Siswarini yang tertarik mendalami bidang telekomunikasi, karena selalu berkembang, dinamis, dan cepat berubah.

Itulah sebabnya, dia memutuskan untuk fokus pada bidang ini, setelah lulus dari Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1991.

 

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun beroperasi di sini, perusahan tempat Dian bekerja sebagai CEO XL Axiata berhasil menjadi salah satu penyedia layanan seluler untuk data dan telepon yang diperhitungkan di Tanah Air.

Perusahaannya telah melakukan transformasi bisnis yang dijalankan melalui implementasi strategi 3R sejak awal tahun 2015, yaitu Revamp, Rise & Reinvent. Strategi 3R akan diterapkan secara simultan dan ditargetkan selesai seluruhnya dalam pertengahan tahun 2017.

Termasuk melakukan pengembangan 4G LTE, XL gencar memperluas layanan internet cepat 4G LTE dengan jangkauan ke hampir 100 kota di seluruh Indonesia pada akhir 2016, meningkat dari 35 kota pada akhir 2015.

Pengembangan jaringan 4G LTE tersebut dibarengi dengan pemasaran paket 4G yang menawarkan kuota data 4G dengan worry-free experience. Pelanggan dengan 4G LTE smartphone dapat mengakses internet dengan high-speed dengan nyaman dan harganya pun terjangkau.

Melaui Base Transceiver Station (BTS) hemat energi dan ramah lingkungan, XL berusaha tetap memberikan service jaringan prima kepada para pelanggan. Melalui jangkauan jaringan dan layanan yang luas di seluruh Indonesia, XL juga menyediakan layanan bagi pelanggan ritel dan menawarkan solusi bisnis untuk pelanggan korporat.

Jumlah BTS pun terus bertambah dan sekarang sudah lebih dari 84.400 BTS dengan sekitar 38.700 BTS 3G Node Bs. Lewat perluasan jaringan secara terukur dan transformasi layanan sesuai kebutuhan pelanggan, membuat XL kembali mampu mencatat pertumbuhan usaha.

XL menjadi salah satu penyedia layanan internet mobile terkemuka dengan investasi jaringan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan cakupan wilayah layanan. Tidak lama setelah 4G LTE hadir di Indonesia, layanan 4G dari XL kini telah mencakup hampir 100 kota di berbagai daerah, dengan lebih dari 8.200 BTS 4G.

Pembangunan jaringan 4G LTE tersebut, juga diimbangi dengan penggelaran jaringan 3G di frekuensi 900 MHz (U900), yang telah berhasil meningkatkan kualitas layanan 3G khususnya di luar Jawa secara signifikan.

Akhirnya, XL berhasil meraup laba bersih sebesar Rp376 miliar pada tahun 2016, berbalik dari rugi bersih sebesar Rp25 miliar di 2015. Keuntungan tersebut diperoleh dari dampak positif atas penguatan rupiah terhadap dolar AS, serta hasil dari penjualan menara.

Pelanggan XL juga terus tumbuh dengan total berjumlah 46,5 juta, atau 11 persen lebih tinggi dari total jumlah pelanggan tahun sebelumnya.

Ketika ditanya apakah makna sukses bagi dirinya? Dian berpendapat arti sukses tiap orang memang berbeda-beda.

“Jika anak saya bisa masuk ke sekolah pilihannya itu bisa saya katakan merupakan sebuah kesuksesan sebagai Ibu. Saat saya berhasil mengembangkan kompetensi para karyawanan, hal tersebut menjadi kesuksesan saya sebagai leader. Supaya tetap termotivasi, kita harus memiliki banyak success, baik yang skalanya kecil maupun besar,” ujar perempuan kelahiran 5 Mei 1968 ini.

Keberhasilan baginya sama dengan hasil kerja keras, sementara hoki atau lucky lebih dianggapnya sebagai bantuan dari Yang Maha Kuasa.

Sukses bisa terwujud saat ada kesempatan hadir di waktu yang tepat, dilengkapi dengan berprestasi dan do the best. Dian merasa selama ini Tuhan telah banyak membantunya. Elly Simanjuntak | Fikar Azmy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here