Pengalaman menginap semakin lengkap ketika tamu dapat menikmati kuliner khas daerah. Oleh karenanya, perjalanan kerap meninggalkan jejak paling kuat lewat rasa. Dari satu kota ke kota lain, hidangan lokal kerap menjadi pintu masuk untuk memahami suasana, kebiasaan, hingga cara orang merawat tradisi. Berangkat dari pemahaman itu, Travel + Leisure Co. menghadirkan Wyndham Culinary Journey, sebuah rangkaian sajian Nusantara yang dihadirkan serentak di lima hotel Wyndham di Indonesia.
Melalui program ini, Travel + Leisure Co. menyajikan sembilan hingga sepuluh hidangan yang terinspirasi dari kuliner Jakarta, Palembang, Surabaya, dan Bali. Seluruh menu dapat dinikmati di restoran Wyndham Casablanca Jakarta, Wyndham Garden Kuta Beach Bali, Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Wyndham Opi Hotel Palembang, serta Wyndham Surabaya City Centre. Setiap hotel menghadirkan sajian khas daerah dengan pengolahan yang rapi dan mudah diterima oleh berbagai kalangan tamu.
Dari Jakarta, Wyndham Casablanca Jakarta menyajikan buntut bakar Maranggi. Buntut sapi dipanggang perlahan hingga empuk lalu disajikan bersama kuah kaldu kental yang gurih. Menu lain yang dihadirkan adalah sari laut bakar dabu-dabu, perpaduan cumi dan udang bakar dengan sambal dabu-dabu yang memberi rasa segar serta pedas manis.

Bali menghadirkan ragam menu dengan karakter rasa yang ringan namun tetap kuat. Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali menyiapkan bebek goreng Jivva yang diungkep dengan bumbu kuning, digoreng hingga garing, lalu disajikan bersama urap sayuran, sambal goreng, dan sambal matah. Resor ini juga menghadirkan sup miso moringa, olahan jahe, kaldu ayam, dan miso yang dipadukan dengan ikan serta udang dan disajikan hangat.
Sementara itu, Wyndham Garden Kuta Beach Bali menghadirkan ikan kakap sambal matah. Ikan kakap dimarinasi dengan bumbu khas, dikukus hingga matang, lalu disajikan bersama sambal matah. Menu lain yang turut disajikan adalah paha kambing bakar dengan urap serta saus manis gurih.
Dari Palembang, Wyndham Opi Hotel Palembang menghadirkan nasi minyak iga bakar yang disajikan dengan saus sambal nanas untuk memberi rasa segar. Nasi dimasak dengan mentega dan rempah pilihan sehingga menghadirkan aroma harum. Ada pula laksan, olahan ikan tenggiri dan sagu yang disajikan dengan kuah santan gurih bercita rasa pedas ringan. Chef Wasito dari Wyndham Opi Hotel Palembang mengatakan, kuah laksan tersebut dimasak menggunakan udang untuk memperkaya rasa dan memberi sensasi gurih yang lebih kuat.
Sedangkan, Surabaya membawa karakter rasa yang lebih tegas. Wyndham Surabaya City Centre menyajikan rawon misoa dengan kuah keluak, daging sapi empuk, dan misoa lembut. Tahu campur turut dihadirkan, memadukan tahu, irisan daging, lentho, serta kuah gurih yang disajikan hangat.
Wyndham Culinary Journey dirancang sebagai pengalaman makan yang mempertemukan ragam rasa dari berbagai daerah. Program ini melibatkan Executive Chef dari hotel Wyndham di sejumlah kota yang menyajikan menu khas daerah masing-masing. Selain sajian kuliner, acara ini juga dilengkapi dengan pertunjukan tari Nusantara sebagai pembuka, yang memberi gambaran keberagaman budaya Indonesia.

“Makanan memiliki kekuatan untuk menghubungkan orang dan budaya. Setiap hidangan membawa rasa hangat seperti di rumah,” ujar Indra Budiman, Area General Manager Indonesia, Travel + Leisure Co. “Menu ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman yang hangat dan nyaman bagi para tamu. Melalui sajian ini, kami berharap tamu dapat merasakan kekayaan tradisi kuliner Indonesia serta nilai kebersamaan yang menyertainya,” tambahnya.
Ditampilkan di Riva Grill & Terrace, Wyndham Culinary Journey menjadi ruang kolaborasi antara tim dapur dan unsur budaya. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang hangat, relevan, dan mudah dinikmati oleh para tamu.




