Putusan Sengketa Merek Arc’teryx di Indonesia Picu Kekhawatiran Soal Perlindungan Brand Global

Amer Sports Canada Inc. Sampaikan Kekecewaan terhadap Putusan Pengadilan Niaga Jakarta

 

Arc’teryx dikenal luas sebagai label asal Kanada yang lekat dengan dunia outdoor, eksplorasi alam, dan desain fungsional berpresisi tinggi. Selama puluhan tahun, merek ini tumbuh bersama komunitas pendaki, petualang, hingga urban explorer yang menjadikan kualitas dan kejelasan identitas sebagai nilai utama. Namun pada awal 2026, nama Arc’teryx kembali dibicarakan bukan karena koleksi atau inovasi produknya, melainkan karena sengketa merek di Indonesia.

 

Amer Sports Canada Inc. melalui divisi Arc’teryx Equipment menyatakan kekecewaan atas putusan Pengadilan Niaga Jakarta tertanggal 30 Desember 2025. Putusan tersebut menolak gugatan pembatalan merek terhadap perusahaan berbasis di Tiongkok yang telah mendaftarkan merek Arc’teryx di Indonesia tanpa persetujuan pemilik aslinya. Bagi Arc’teryx, keputusan ini menyisakan tanda tanya besar terkait perlindungan merek global di pasar yang terus berkembang.

 

Head of Legal Arc’teryx, Cameron Clark, menyebut putusan tersebut mengabaikan dua aspek penting yang lazim menjadi dasar penilaian dalam sengketa merek. “Kami sangat kecewa atas putusan Pengadilan Niaga Jakarta. Tidak ada pemeriksaan atas persamaan kedua merek yang disengketakan, dan juga tidak ada pertimbangan mengenai itikad tidak baik dalam proses pendaftaran merek tersebut,” ujarnya. Arc’teryx juga telah menyampaikan bukti bahwa merek ini terdaftar dan digunakan secara konsisten di berbagai negara sejak 1992.

 

 

Di luar ranah hukum, persoalan ini menyentuh isu yang lebih dekat dengan konsumen. Arc’teryx meyakini bahwa publik global, termasuk di Indonesia, telah lama mengenal brand ini sebagai produk asal Kanada dengan reputasi kuat di segmen premium outdoor. Ketidakjelasan kepemilikan merek dinilai berisiko memicu kebingungan konsumen, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat urban terhadap produk fungsional dan berorientasi performa.

 

Arc’teryx menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas merek di tingkat global. Perusahaan memastikan akan menempuh langkah kasasi di Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konsumen dan komunitas yang selama ini mempercayai Arc’teryx sebagai simbol kualitas, inovasi, dan keaslian. Sengketa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik sebuah nama besar, ada nilai dan sejarah panjang yang layak dilindungi secara adil di setiap pasar.