Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 kembali digelar dengan skala lebih besar. Kompetisi mixology yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini menjaring ratusan karya dari berbagai wilayah Indonesia sebelum mempertemukan enam finalis dalam babak Grand Final di Bali, belum lama ini.
Kompetisi yang digelar oleh Polaris tersebut menjadi wadah bagi para mixologist untuk mengeksplorasi kreativitas dalam meracik minuman sekaligus mengangkat kekayaan bahan dan cita rasa lokal Indonesia. Tahun ini, babak eliminasi berlangsung di dua kota, yakni Jakarta dan Bali. Peserta yang mengikuti kompetisi berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Maluku.
Grand Final Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 mempertemukan tiga finalis dari Jakarta, yaitu Deden Supriyatna, Rexi Renaldy Lotong, dan Reza Nanda Firmansyah. Sementara dari Bali, terdapat I Kadek Buwana, I Dewa Gede Pradana Adiputra, dan I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara.
Keenam finalis dinilai langsung oleh Arey Barker selaku Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 bersama jajaran juri profesional yang berpengalaman dalam berbagai kompetisi mixology internasional.
Mengusung tema "Spark of Nusantara", para finalis ditantang membuat kreasi minuman yang mengangkat kekayaan cita rasa Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, seperti teknik, kreativitas, cita rasa, presentasi, dan storytelling. Hasilnya, Deden Supriyatna keluar sebagai juara pertama Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3. Posisi kedua diraih I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara, sedangkan Rexi Renaldy Lotong menempati posisi ketiga.
Para pemenang mendapatkan hadiah masing-masing sebesar Rp25 juta untuk juara pertama, Rp10 juta untuk juara kedua, dan Rp7,5 juta untuk juara ketiga. "Tahun ini kami melihat peningkatan kualitas peserta yang sangat signifikan. Banyak finalis berhasil mengolah kekayaan bahan lokal Indonesia dan memadukannya dengan produk-produk Polaris menjadi kreasi minuman yang tidak hanya unggul dari sisi teknik, tetapi juga memiliki karakter, storytelling, dan cita rasa yang kuat," ujar Arey Barker, Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3.
Menurut Arey, kreativitas para peserta menunjukkan besarnya potensi bahan baku lokal dan talenta Indonesia untuk menghasilkan inovasi minuman yang dapat bersaing di tingkat internasional.
Sementara, Deputy Managing Director Cosmetics, Consumer & Health Care PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan perkembangan industri beverage turut mendorong kebutuhan terhadap inovasi dan kreativitas dalam menciptakan pengalaman minum.
"Polaris memahami bahwa saat ini minuman tidak lagi sekadar pelepas dahaga, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman yang melengkapi berbagai momen, mulai dari membuat kreasi minuman sendiri di rumah, bersantai di kafe, menikmati hidangan di restoran, hingga perjalanan wisata," kata Winny.
Ia menambahkan, Polaris Mixologist Competition diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi talenta dan pelaku industri untuk melahirkan kreasi minuman yang relevan dengan tren konsumen sekaligus mengangkat kekayaan cita rasa lokal.
Selain kompetisi utama, Polaris juga mengumumkan pemenang Polaris People's Choice Award pada akhir rangkaian Grand Final. Penghargaan tersebut merupakan bagian dari social media challenge yang melibatkan 40 peserta terbaik dari babak eliminasi.
Dua peserta dengan konten kreasi minuman menggunakan Polaris yang memperoleh engagement tertinggi ditetapkan sebagai pemenang dan berhak mendapatkan hadiah.
Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya Polaris untuk mendukung perkembangan industri beverage dan budaya mixology di Indonesia. Polaris mengembangkan sejumlah produk dalam kategori Mixer Drink dan Fun Drink yang dapat dikonsumsi langsung maupun digunakan sebagai bahan dasar kreasi minuman.
Produk yang ditawarkan, antara lain Polaris Soda Water, Polaris Bitter Lemon, Polaris Ginger Ale, Polaris Sarsaparila, dan Polaris Coffee Cream. Selain itu, terdapat Polaris Sparkling Water yang disebut menghadirkan sensasi karbonasi lebih smooth dengan kandungan Zero Sugar, Zero Calorie, dan Zero Sodium.
"Keberhasilan penyelenggaraan Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 semakin memperkuat komitmen kami untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung pertumbuhan industri beverage dan budaya mixology di Indonesia," ujar Winny.
Ke depan, Polaris berharap ajang tersebut dapat terus mendorong lahirnya inovasi minuman berbasis kekayaan cita rasa lokal sekaligus mendukung perkembangan industri F&B, hospitality, dan pariwisata di Indonesia.





